Kilas Balik Busana Terbaik Sepanjang Sejarah Emmy Awards

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi staircase, foyer, residence. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi staircase, foyer, residence. Foto: Pixabay

Ajang penghargaan Emmy Awards tidak hanya menjadi ruang apresiasi bagi insan pertelevisian terbaik, melainkan juga panggung mode global yang sangat dinantikan. Dari gaun adibusana megah hingga setelan jas modern, karpet merah ajang ini konsisten merekam evolusi gaya para pesohor dunia yang berani tampil beda dan mendobrak batasan mode konvensional. Kehadiran para bintang papan atas di area red carpet selalu sukses mencuri perhatian publik dan kritikus mode global.

Beberapa nama besar membuktikan bahwa pilihan busana di karpet merah bukan sekadar urusan estetika visual semata. Di balik setiap jepretan kamera, ada narasi personal, eksplorasi identitas, serta transformasi karakter yang dihadirkan lewat sehelai kain rancangan desainer ternama dunia. Gelaran bergengsi ini menjadi saksi bisu bagaimana busana mampu berbicara lebih keras daripada sekadar penampilan fisik di depan publik.

Zendaya dan Seni Menggunakan Busana Sebagai Pelindung Diri

Aktris muda Zendaya selalu berhasil mendominasi perbincangan setiap kali melangkah di atas karpet merah Emmy Awards. Salah satu penampilan paling menarik perhatian publik terjadi pada tahun 2022 ketika ia mengenakan gaun bola hitam rancangan Valentino dengan detail korset peplum yang anggun. Namun, penampilan yang paling membekas adalah saat ia mengenakan gaun hijau zamrud sutra kustom dari Vera Wang pada gelaran tahun 2019, lengkap dengan korset transparan yang mempertegas siluet tubuhnya.

Bagi sang bintang, pakaian yang ia kenakan memiliki makna mendalam yang melampaui tren mode sesaat. Dilansir dari Vanity Fair, ia mengungkapkan pandangannya mengenai bagaimana ia memandang pilihan busananya. “Fesyen, dalam banyak hal, merupakan sebuah alat bagi saya,” tutur Zendaya. Ia menambahkan, “Saya menganggap diri saya sebagai orang yang pemalu, sesuatu yang mungkin tidak Anda sadari dari hal-hal gila dan terkadang konyol yang saya kenakan. Namun, busana adalah pelindung saya.”

Proses kreatif di balik penampilannya juga melibatkan kolaborasi erat dengan penata gaya andalannya, Law Roach. Mereka kerap menciptakan latar belakang karakter fiktif untuk setiap busana yang akan dikenakan ke publik. “Kami memberikan sedikit latar belakang cerita pada setiap pakaian,” lanjutnya. Menurutnya, metode unik ini sangat membantu menciptakan persona baru di atas karpet merah. “Hal tersebut membantu menciptakan persona kecil setiap kali melangkah keluar. Saya hanya mewujudkan karakter gadis ini—siapa pun sosok wanita malam ini. Itu membuat seluruh proses menjadi lebih mudah karena itu bukan diri Anda sendiri, melainkan versi lain dari diri Anda.”

Dobrakan Spektrum Warna dan Gaya Maskulin yang Berani

Eksplorasi gaya di panggung Emmy Awards tidak hanya menjadi domain para aktris. Aktor Seth Rogen juga dikenal berani keluar dari zona nyaman dengan memilih setelan jas berwarna terang dan tidak biasa. Pada gelaran tahun 2021, ia tampil mencuri perhatian dalam balutan setelan bernuansa jingga labu dari Brioni, disusul dengan tuxedo serba putih dari Brunello Cucinelli pada tahun berikutnya.

Dalam wawancara bersama GQ, ia menceritakan pengalamannya beradaptasi dengan protokol busana formal Hollywood. “Tahun lalu adalah musim penghargaan penuh pertama saya yang mana saya diundang untuk berpartisipasi dalam kapasitas apa pun,” kenang aktor tersebut. Ia mengakui bahwa aturan berbusana ketat sempat membuatnya harus membiasakan diri. “Ada banyak acara dasi hitam dan tuxedo, jenis pakaian yang biasanya tidak saya kenakan hingga 15 kali dalam setahun.”

Untuk menyiasati kejenuhan gaya maskulin yang monoton, ia memilih bereksperimen dengan warna hangat dan material kain yang tidak biasa. “Dengan tuxedo, saya mencoba mencari warna,” kata aktor yang akhirnya memilih setelan beludru cokelat kustom dari Etro saat menghadiri gelaran tahun 2025. Ia juga menambahkan, “dan sempat ada tuxedo sutra hijau yang hampir saya kenakan dan membuat saya cukup bersemangat.”

Dobrakan gaya juga ditunjukkan oleh para selebritas perempuan yang memilih meninggalkan tradisi gaun panjang. Ellen Pompeo, misalnya, memukau publik pada tahun 2021 dengan mengenakan jumpsuit beludru hitam karya Elie Saab yang dihiasi detail kristal berkilau. Langkah serupa juga diambil oleh Issa Rae yang mengenakan jumpsuit biru muda bertahtakan kristal dari Vera Wang. Melansir wawancara dengan E! News, ia menyebutkan detail rumit di balik busananya. “Ada sekitar 3.000 kristal di gaun saya saat ini. Saya langsung merasa, apakah Anda serius dengan semua ini,” ungkapnya dengan nada kagum.

Parade Desain Ikonis dari Klasik Hingga Era Modern

Sejarah karpet merah Emmy Awards juga dipenuhi oleh momen-momen mode klasik yang tetap relevan hingga dekade berikutnya. Pada tahun 1998, Angelina Jolie memukau publik lewat gaun merah muda pastel berpotongan pas badan yang memancarkan keanggunan minimalis. Begitu pula dengan penampilan legendaris Joan Collins pada tahun 1987 yang membawa nuansa drama teatrikal lewat gaun merah menyala yang sangat merepresentasikan estetika dekade delapan puluhan.

Memasuki era modern, keberanian bermain dengan palet warna cerah semakin mendominasi panggung penghargaan ini. Anya Taylor-Joy tampil memukau pada tahun 2021 dengan gaun kuning cerah lansiran rumah mode Dior yang dipadukan dengan perhiasan mewah dari Tiffany & Co. Sementara itu, aktris Tracee Ellis Ross memilih tampil mencolok dalam balutan gaun balon berwarna merah muda menyala dari koleksi haute couture milik Valentino.

Pilihan mode para bintang ini menegaskan bahwa karpet merah Emmy Awards bukan sekadar pelengkap seremonial, melainkan sebuah platform ekspresi seni visual yang dinamis. Setiap gaun dan setelan jas yang melintasi karpet tersebut membawa pesan tentang inovasi, keberanian, dan penghormatan terhadap karya seni para perancang busana dunia. Di tengah sorotan lampu kamera, para selebritas ini sukses mengukir sejarah mode yang akan terus menginspirasi generasi mendatang.