Kisah Perjalanan Solo Lisa BLACKPINK Tersaji dalam Dokumenter Always Lalisa

Anggota grup K-pop BLACKPINK, Lisa, bersiap membagikan lembaran baru dalam perjalanan kariernya melalui sebuah film dokumenter panjang berjudul Always Lalisa. Proyek garapan Sony Music Vision ini dijadwalkan tayang secara terbatas di jaringan bioskop global dan layar IMAX mulai 12 Oktober 2026, sebelum akhirnya didistribusikan secara eksklusif melalui platform streaming YouTube Premium pada akhir tahun tersebut.
Disutradarai oleh Sue Kim, dokumenter ini menyoroti fase krusial saat Lisa mulai melangkah keluar dari zona nyaman grup yang membesarkan namanya sejak masa kecil. Penonton akan diajak mengintip usahanya dalam membangun karier solo, mengeksplorasi dunia seni peran, hingga upayanya menjaga privasi di tengah popularitas global yang kian menjulang.
Eksplorasi Karier di Luar Batas Grup Musik
Langkah Lisa untuk fokus pada proyek solo menandai babak baru yang penuh tantangan. Dokumenter Always Lalisa ini merangkum masa-masa transisi tersebut secara intim, memperlihatkan bagaimana ia menyeimbangkan identitas barunya sebagai solois sekaligus membangun jenama pribadinya di bawah agensi Lloud Co.
Marc Allenby selaku CEO dari Trafalgar Releasing, pihak yang menangani distribusi teatrikal film ini, menyebut dokumenter ini sebagai potret jujur dari sang artis. Menurutnya, tayangan ini menyajikan sudut pandang yang belum pernah terlihat sebelumnya mengenai transisi Lisa dari panggung grup menuju pengakuan global secara personal.
Ia juga menambahkan bahwa para penggemar setianya telah lama menantikan kisah ini diangkat ke layar lebar. “Para Blink telah menunggu cerita ini dan kami bangga dapat memberikan mereka kesempatan untuk merayakan perjalanan luar biasanya bersama-sama di bioskop seluruh dunia,” ujar Allenby.
Debut Layar Lebar dan Ekspansi Global yang Masif
Selain fokus di dunia tarik suara dengan rencana peluncuran mini album Press Play pada Oktober mendatang, dokumenter ini juga menyoroti debut akting Lisa dalam serial HBO populer The White Lotus musim ketiga, di mana ia berperan sebagai karakter bernama Mook. Ekspansi karier seni perannya tidak berhenti di situ, karena ia dikabarkan tengah mempersiapkan beberapa proyek film lainnya bersama Netflix.
Di ranah musik global, posisi Lisa kian diperhitungkan setelah ia didapuk tampil di upacara pembukaan FIFA World Cup 2026 menyanyikan lagu Goals bersama Anitta dan Rema. Pencapaian tersebut menjadikannya sebagai musisi perempuan K-pop sekaligus artis asal Thailand pertama yang berhasil tampil di panggung pembuka turnamen sepak bola terbesar tersebut.
Antusiasme luar biasa dari publik juga tercermin lewat penjualan tiket pertunjukan residensinya di Las Vegas yang bertajuk Viva La Lisa. Berlangsung di Colosseum, Caesars Palace, tiket untuk konser tersebut langsung ludes terjual dalam kurun waktu kurang dari sepuluh menit, menjadikannya musisi K-pop pertama yang menorehkan rekor pertunjukan residensi di kota tersebut.
Kolaborasi Strategis dengan Platform Streaming Dunia
Peluncuran global film ini dipastikan akan menyasar audiens yang sangat luas berkat kemitraan erat dengan YouTube Premium. Setelah masa tayang terbatas di bioskop berakhir, platform ini akan menjadi rumah eksklusif bagi para penggemar yang ingin menyaksikan ulang kisah inspiratif sang idola dari rumah masing-masing.
Pihak YouTube sendiri menyambut hangat kehadiran dokumenter ini di platform mereka. Lyor Cohen selaku Kepala Musik Global di YouTube menyatakan bahwa platform tersebut merupakan ruang terbaik untuk menghubungkan sang artis dengan jutaan penggemarnya di seluruh penjuru dunia.
Menurut Cohen, hubungan erat yang telah dibangun Lisa dengan penggemar selama ini lahir dari interaksi digital yang intens. “Tidak ada tempat yang lebih baik untuk membagikan kisahnya selain di YouTube, memberikan jutaan penggemarnya kursi baris depan untuk melihat evolusinya sebagai seorang seniman,” jelas Cohen.

