Konser Kedua Oasis di Paris Terancam Batal Akibat Masalah Transportasi

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penampilan Grup Musik Oasis saat lakukan konser reuni.
zoom-in-whitePerbesar
Penampilan Grup Musik Oasis saat lakukan konser reuni.

Tur reuni Oasis bertajuk Live '27 yang sangat dinantikan oleh para penggemar global kini diterpa kabar kurang sedap. Konser kedua band asal Inggris ini di Paris dilaporkan terancam batal karena adanya proyek perbaikan jaringan transportasi publik yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama dengan acara tersebut.

Kabar ini tentu mengejutkan banyak pihak, mengingat Paris memiliki sejarah emosional yang sangat kuat bagi perjalanan karier Oasis. Sebagai kota tempat bersatunya kembali Liam dan Noel Gallagher setelah perselisihan panjang, kendala logistik ini menjadi tantangan besar pertama bagi promotor internasional dalam rangkaian tur Eropa mereka.

Surat Penolakan dari Otoritas Setempat

Laporan dari media Prancis, Le Parisien, mengungkapkan bahwa pertunjukan kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 24 Juli 2027 di Stade de France menghadapi hambatan regulasi serius. Otoritas Prefek Paris, Georges-François Leclerc, kabarnya telah mengirimkan dua surat resmi kepada Christophe Cizeron selaku perwakilan pengelola stadion agar tidak memberikan izin penyelenggaraan konser tersebut.

Alasan utama di balik penolakan ini adalah adanya rencana pengerjaan infrastruktur transportasi publik massal yang menghubungkan wilayah Île-de-France dan Hauts-de-France. Penumpukan massa dalam jumlah besar di area stadion dikhawatirkan akan memicu kekacauan logistik dan keamanan karena keterbatasan akses transportasi pada hari itu.

Bantahan Promotor dan Kepastian Jadwal

Meskipun ada tekanan dari pihak berwenang, pihak penyelenggara dari Live Nation Prancis bersikap optimistis bahwa acara akan tetap berjalan sesuai rencana. Direktur Live Nation Prancis, Angelo Gopee, menegaskan bahwa mereka telah mengantongi semua izin yang diperlukan sebelum mengumumkan tanggal tur kepada publik.

Gopee mengklarifikasi situasi tersebut dengan menyatakan bahwa persiapan tur ini sudah berjalan matang. Ia menyebutkan, “Kami tidak akan mengumumkan dan menjual tiket untuk tanggal-tanggal ini jika kami tidak mendapatkan persetujuan yang diperlukan sejak lama. Tur ini telah dipersiapkan selama setahun, dan kami telah mendapatkan lampu hijau. Tidak ada masalah!”

Memori Kelam Oasis di Paris

Bagi para penggemar setia, kabar potensi pembatalan di Paris ini membawa kembali memori kelam masa lalu grup Britpop tersebut. Paris adalah saksi bisu bubarnya Oasis pada tahun 2009 silam, tepat sebelum mereka dijadwalkan tampil di festival Rock en Seine. Pertikaian hebat di belakang panggung antara Noel dan Liam Gallagher saat itu berakhir dengan mundurnya Noel dari band.

Kenangan pahit itu bahkan sempat dijadikan bahan promosi oleh band menjelang pengumuman tur terbaru mereka. Dalam video promosi terbarunya, Oasis menampilkan adegan seorang pria memakan buah prem lalu membuangnya, merujuk pada klaim terkenal Noel bahwa Liam pernah melempar buah prem ke arahnya dan mengayunkan gitar seperti kapak di malam perpisahan mereka yang bersejarah itu.