Langkah Baru Yes Boone Menuju Album Debut Bersama Warner Music

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi music producer, man, microphone. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi music producer, man, microphone. Foto: Pixabay

Produser dan disc jockey asal Australia, Yes Boone, tengah bersiap melebarkan sayapnya di kancah musik global setelah resmi menandatangani kontrak dengan label rekaman besar, Warner Music dan Warner Records US. Langkah ini menjadi momentum besar bagi musisi elektronik yang berbasis di Sydney tersebut, terutama setelah dirinya terpilih masuk dalam nominasi pendatang baru terbaik pada ajang AIR Awards 2026 di Adelaide.

Meski penghargaan tersebut akhirnya dibawa pulang oleh grup Folk Bitch Trio, Yes Boone tidak kehilangan fokus. Ia justru langsung tancap gas menggarap album debutnya yang sangat dinantikan, diawali dengan merilis single terbaru bertajuk Nosebleeds. Lagu ini sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan karier musiknya.

Eksplorasi Vokal Baru dalam Single Nosebleeds

Lagu Nosebleeds digarap ketika Yes Boone sedang melakukan perjalanan kreatif ke London dan Paris. Judul lagu ini juga menjadi bentuk penghormatan halus bagi grup hip-hop legendaris asal kota kelahirannya, Hilltop Hoods, yang pernah merilis lagu populer berjudul The Nosebleed Section pada tahun 2003 silam. Secara tematis, lagu ini menggambarkan dinamika hubungan asmara yang penuh gairah sekaligus ketidakpastian di masa awal pacaran.

Menariknya, lagu ini menjadi momen perdana bagi musisi bernama asli Boone ini untuk menunjukkan kemampuan bernyanyinya sendiri. Ia mengakui bahwa mengisi vokal pada karya musiknya sendiri memberikan tantangan tersendiri yang sebelumnya belum pernah ia coba.

“Saya pasti merasa lebih nyaman dengan hal ini,” ungkapnya saat diwawancarai mengenai keputusan untuk bernyanyi. “Butuh waktu bagi saya untuk menemukan karakter vokal sendiri, bernyanyi di lagu sendiri, dan menuangkan lirik pribadi ke dalam musik untuk pertama kalinya.” Selain mengisi vokal, ia juga terjun langsung menyunting video musik resmi lagu tersebut yang digarap oleh kolektif Have You Stopped Growing?

Pengaruh Musik Eropa dan Ambisi Global

Inspirasi pembuatan album perdana Yes Boone banyak dipengaruhi oleh perjalanannya ke Eropa baru-baru ini. Di sana, ia berkesempatan berkolaborasi dengan beberapa produser musik elektronik ternama di Prancis dan Inggris. Pengalaman tersebut diakuinya memberikan perspektif baru yang sangat memengaruhi arah kreatif album debutnya mendatang.

“Awalnya saya sedikit terpukau,” ujar Yes Boone mengenai sesi menulis lagu di Prancis. Melalui album barunya nanti, ia ingin memadukan elemen musik French house, energi dari genre post-punk ala Inggris, serta menciptakan sebuah karakter suara yang terasa abadi bagi para pendengarnya.

Potensi besar yang dimiliki Yes Boone juga diakui oleh Dan Rosen selaku Presiden Warner Music Australasia dan Asia Tenggara. Saat memperkenalkan sang musisi di acara Listen Up Showcase, Rosen menyatakan komitmen penuh label untuk mendukung karier sang produser. “Kami akan membawanya ke panggung dunia,” tegas Rosen di hadapan para pelaku industri musik.

Jadwal Tur Padat dan Target Pasar Amerika Serikat

Sebelum melangkah ke panggung internasional yang lebih besar, Yes Boone dijadwalkan tampil di sejumlah festival musik bergengsi di Australia sepanjang sisa tahun ini. Beberapa agenda yang sudah menanti di antaranya adalah Yours & Owls Festival di Wollongong pada bulan Oktober, disusul dengan rangkaian tur Spilt Milk Festival ke berbagai kota seperti Canberra, Gold Coast, Geelong, dan Perth pada bulan Desember.

Kehadirannya di berbagai festival ini semakin memperkuat posisinya di komunitas musik dansa Australia yang saat ini sedang naik daun di tingkat global, bersanding dengan nama-nama besar seperti Dom Dolla, FISHER, hingga rekan satu labelnya, RÜFÜS DU SOL. Setelah merilis EP perdana Best I've Found pada 2025 dan sukses menembus tangga lagu ARIA lewat lagu All I Really Want, fokus berikutnya adalah menembus pasar Amerika Serikat.

Rencana menghadiri writing camp di Amerika Serikat dalam beberapa bulan mendatang diharapkan mampu membuka jalan bagi tur internasionalnya tahun depan. “Tahun depan saya berharap bisa pergi ke sana dan mulai tampil di beberapa pertunjukan,” tuturnya dengan penuh semangat. “Ini sangat menyenangkan.”