Lisa Cerita Makna di Balik EP Baru PRESS PLAY dan Proyek Besarnya

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Lisa Blackpink.
zoom-in-whitePerbesar
Lisa Blackpink.

Lisa, anggota grup BLACKPINK, baru saja membagikan detail mendalam mengenai EP solo terbarunya yang bertajuk PRESS PLAY saat tampil di acara The Tonight Show Starring Jimmy Fallon. Album mini yang dijadwalkan rilis pada 23 Oktober mendatang ini dirancang sebagai sebuah representasi perjalanan personalnya yang dikemas layaknya sebuah film.

Melalui bincang-bincang santai tersebut, ia mengungkapkan bagaimana proyek ini merangkum evolusi kariernya sekaligus tetap mempertahankan identitas budayanya. Tidak hanya membahas musik, ia juga membagikan cerita di balik berbagai proyek globalnya yang akan segera datang, mulai dari film dokumenter hingga penampilan akting perdananya.

Sentuhan Budaya Thailand dan Konsep Sinematik EP Baru

Dalam wawancara tersebut, Lisa menjelaskan bahwa mini album terbarunya bukan sekadar kumpulan lagu biasa, melainkan sebuah narasi visual yang dinamis. Setiap lagu dirancang memiliki getaran dan karakter unik yang saling terhubung satu sama lain. Ia ingin para pendengarnya dapat menikmati album ini dengan santai dari awal hingga akhir, mirip seperti pengalaman menonton di bioskop.

“EP ini berkisah tentang perjalanan saya dari akar rumput hingga posisi saya saat ini,” ujar Lisa saat menjelaskan makna di balik proyek tersebut kepada Jimmy Fallon. Ia juga menegaskan bahwa elemen tradisional dari tanah kelahirannya, Thailand, akan sangat terasa di dalam aransemen musiknya. Hal ini terlihat jelas pada lagu pertama dari total enam lagu dalam daftar, yang berjudul SaWaDiKa. Lagu pembuka tersebut langsung mencatatkan angka penayangan yang tinggi di YouTube dan berhasil menembus tangga lagu Billboard Hot 100 di posisi ke-69.

Meskipun daftar lagu lengkapnya masih dirahasiakan, Lisa memberikan sedikit bocoran mengenai lagu keempat yang akan menjadi single berikutnya. Ia mengisyaratkan bahwa judul lagu tersebut dimulai dengan huruf T, yang memicu spekulasi di kalangan penggemar mengenai keterkaitannya dengan negaranya. Namun, ia memilih untuk menjaga detail tersebut sebagai kejutan khusus bagi para penggemarnya yang sudah tidak sabar menanti perilisan penuhnya.

Rencana Cadangan di Masa Lalu dan Eksplorasi Layar Lebar

Kesuksesan besar yang diraih Lisa saat ini ternyata menyimpan cerita menarik mengenai masa lalunya sebelum terkenal di industri musik global. Di hadapan Fallon, ia menceritakan bahwa dirinya sempat memiliki rencana cadangan jika karier musiknya tidak berjalan mulus. Ia sempat berpikir untuk menjadi guru tari atau bahkan bekerja sebagai penampil dengan kostum putri di Disneyland. Kehidupan rupanya membawa dirinya ke jalur yang jauh lebih besar melalui jalur utama yang ia pilih sejak awal.

Selain fokus pada dunia tarik suara, Lisa juga bersiap untuk menyapa penggemar lewat layar lebar melalui film dokumenter bertajuk Always Lalisa. Proyek film dokumenter yang disutradarai oleh Sue Kim ini dijadwalkan tayang di bioskop global dan format IMAX mulai 12 Oktober mendatang, sebelum akhirnya dirilis secara digital di platform YouTube Premium pada akhir tahun ini.

Rekor Panggung Global dan Ekspansi ke Dunia Akting

Pengaruh global Lisa semakin nyata dengan dikonfirmasinya jadwal pertunjukan residensi perdananya di Las Vegas, Amerika Serikat. Bertajuk VIVA LA LISA, rangkaian konser sebanyak empat pertunjukan ini akan digelar di panggung megah The Colosseum yang bertempat di Caesars Palace pada November 2026 mendatang. Tiket untuk seluruh rangkaian acara tersebut dilaporkan langsung habis terjual hanya dalam waktu kurang dari 10 menit setelah loket penjualan dibuka.

Tahun 2026 juga tercatat sebagai salah satu periode tersibuknya di berbagai sektor hiburan internasional. Selain menjadi musisi wanita K-pop pertama yang tampil di upacara pembukaan Piala Dunia FIFA, ia kini mulai merambah ke dunia seni peran. Lisa dijadwalkan melakukan debut aktingnya lewat serial HBO populer The White Lotus, serta terlibat aktif dalam dua proyek film Netflix terbaru, termasuk film aksi berjudul TYGO di mana ia juga bertindak sebagai produser eksekutif.