Netflix Daftarkan Lagu Scarlett Johansson dari Film Ray Gunn ke Oscars

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi microphone, music, sound. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi microphone, music, sound. Foto: Pixabay

Netflix mendaftarkan lagu orisinal Too Much to Ask untuk bersaing dalam kategori Best Original Song di ajang Academy Awards mendatang. Lagu tersebut merupakan bagian dari film animasi terbaru mereka yang berjudul Ray Gunn. Ditulis oleh musisi peraih Grammy, Kimbra, lagu bergenre balada ini dinyanyikan langsung oleh aktris Scarlett Johansson yang juga menjadi pengisi suara karakter utama dalam film tersebut.

Film animasi garapan sutradara Brad Bird ini mengambil latar di Metropia, sebuah kota metropolitan fiktif masa depan dengan estetika retro tahun 1939. Kisah film ini berpusat pada detektif swasta Raymond Gunn yang terlibat dalam kasus misterius yang menyeret alien, pembunuhan, dan bintang pop terkenal bernama Venus Nova yang disuarakan oleh Johansson.

Eksplorasi Karakter Venus Nova Lewat Balada Soul

Kimbra mengungkapkan bahwa ia menulis tiga lagu orisinal untuk karakter Venus Nova di film ini. Lagu Too Much to Ask menjadi momen emosional bagi Venus untuk menyuarakan isi hatinya yang paling dalam kepada publik. Dalam proses kreatifnya, Kimbra mengaku berefleksi pada pengalamannya sendiri di industri musik yang penuh tekanan untuk tetap mempertahankan integritas seni.

“Venus memiliki kemiripan dengan saya dalam beberapa hal,” ungkap Kimbra kepada Variety. Ia menambahkan, “Saya beruntung bisa meraih kesuksesan komersial dalam karier saya, tetapi saya selalu ingin menjaga integritas dan keaslian dalam apa yang saya lakukan. Musik yang paling dekat dengan hati saya adalah musik soul—musik yang lahir dari rasa patah hati.”

Melalui lirik lagu ini, Venus yang digambarkan sebagai salah satu bintang pop terbesar di Metropia ingin menunjukkan jati dirinya yang asli tanpa kepura-puraan. Kimbra merasa sangat puas ketika berhasil meramu pesan tersebut ke dalam untaian lirik yang emosional. Menurutnya, kalimat “Is that too much to ask?” adalah representasi sederhana namun mendalam dari apa yang benar-benar diinginkan oleh karakter tersebut.

Kontras Aransemen Klasik dan Sentuhan Hyperpop

Proses produksi Too Much to Ask digarap dengan skala besar di Abbey Road Studios, London, dengan iringan London Symphony Orchestra. Kimbra memadukan pengaruh musik legendaris seperti Billie Holiday dan Aretha Franklin untuk menciptakan atmosfer balada misterius yang terinspirasi dari serial klasik Twin Peaks. Kehadiran instrumen organik dari orkestra memberikan dimensi emosional yang sangat kontras dengan lagu-lagu pop modern saat ini.

Di sisi lain, film Ray Gunn juga menampilkan lagu lain berjudul Innocent yang mengusung nuansa yang sangat berbeda. Berbeda dengan Too Much to Ask yang kental akan nuansa jazzy, Innocent adalah lagu pop dengan formula earworm yang intens. Sutradara Brad Bird secara spesifik meminta sebuah lagu yang begitu adiktif hingga penonton tidak bisa mengabaikannya.

Untuk menciptakan lagu pop tersebut, Kimbra menarik inspirasi dari gaya musik Britney Spears hingga tren hyperpop modern seperti Charli XCX. Ia mengaku tertantang untuk menulis lagu pop yang klise namun tetap memiliki daya tarik yang kuat bagi karakter Venus tanpa kehilangan kualitas musikalitasnya.

Totalitas Scarlett Johansson Keluar dari Zona Nyaman

Penampilan vokal Scarlett Johansson dalam membawakan lagu-lagu ini mendapat pujian tinggi dari Kimbra. Sebagai produser, Kimbra sudah familier dengan karakter vokal Johansson yang biasanya bernyanyi di register rendah. Proyek ini menjadi kesempatan bagi sang aktris untuk mengeksplorasi kemampuan vokalnya lebih jauh.

“Ia cenderung bernyanyi di register yang lebih rendah, jadi saya sangat bersemangat dengan konsep ini sebagai ekspansi nyata baginya untuk mengeksplorasi sisi lain dirinya sebagai seorang vokalis,” ujar Kimbra. Komitmen penuh Johansson selama proses rekaman dinilai memberikan warna tersendiri bagi karakter Venus Nova.

Kimbra juga memuji fokus tinggi dan kesiapan Johansson untuk keluar dari zona nyaman demi menghidupkan karakter Venus. Dedikasi tersebut membuat lagu-lagu yang tergolong rumit ini dapat dieksekusi dengan sangat baik. Film hasil kolaborasi Netflix dan Skydance Animation ini dijadwalkan rilis secara global pada 18 Desember mendatang.