Oasis Umumkan Tur Live 27 Tanpa Musik Baru Ini Alasan Noel Gallagher

Grup musik asal Inggris Oasis secara resmi mengumumkan rangkaian tur dunia terbaru mereka bertajuk Live '27 yang akan dimulai pada Mei tahun depan. Pengumuman ini langsung memicu spekulasi dan diskusi hangat di kalangan penggemar setia yang sangat mengharapkan adanya rilisan album baru dari duo bersaudara Liam dan Noel Gallagher.
Namun, harapan tersebut langsung dipatahkan oleh pernyataan resmi dari internal band. Dilansir dari TalkSPORT, Noel Gallagher secara tegas menyatakan bahwa band tersebut tidak memiliki rencana sama sekali untuk merilis materi lagu baru guna menyokong rangkaian pertunjukan panggung mereka yang akan datang.
Keputusan Noel Gallagher dan Kekhawatiran Liam Terhadap Kritik
Dalam sebuah wawancara radio, Noel Gallagher memberikan konfirmasi singkat namun padat yang memupus harapan adanya karya baru sejak album terakhir mereka, Dig Out Your Soul, yang dirilis pada tahun 2008 silam. Noel menyatakan dengan lugas, “tidak akan ada musik baru” untuk menyertai jalannya tur konser dunia mendatang. Pernyataan ini sekaligus mempertegas posisi band yang ingin fokus menyajikan repertoar klasik mereka di atas panggung.
Sikap Noel ini senada dengan pandangan yang pernah diutarakan oleh saudaranya, Liam Gallagher. Melalui platform media sosial X, Liam sempat mengungkapkan bahwa tekanan besar untuk memenuhi ekspektasi tinggi para penggemar membuat ide pembuatan album baru menjadi kurang menarik. Ia mengaku tidak siap menghadapi badai kritik jika karya barunya kelak tidak terjual ratusan juta kopi dalam waktu singkat.
Liam menulis secara terbuka di akun pribadinya, “Saya tidak siap menerima kritik jika album itu tidak terjual 100 juta kopi dalam satu jam pertama.” Adanya hambatan psikologis dan beban sejarah kejayaan masa lalu inilah yang tampaknya menjadi alasan utama mengapa kedua bersaudara ini enggan melahirkan karya baru di bawah bendera Oasis.
Polarisasi Reaksi Penggemar Antara Kecewa dan Lega
Keputusan Oasis untuk tidak merilis lagu baru memicu reaksi beragam dari para penggemarnya di media sosial. Sebagian penggemar mengaku sangat kecewa namun tidak terkejut, mengingat dinamika hubungan kedua bersaudara tersebut yang kerap tidak dapat diprediksi. Mereka menyayangkan hilangnya kesempatan untuk mendengarkan arah musikalitas baru dari salah satu pelopor gerakan Britpop tersebut.
Di sisi lain, tidak sedikit pula penggemar yang merasa lega dengan keputusan ini. Beberapa dari mereka berargumen bahwa penonton konser reuni umumnya hanya ingin bernostalgia dengan lagu-lagu lama yang legendaris, alih-alih mendengarkan materi baru yang belum familier di telinga. Ada anggapan bahwa membawakan lagu baru di tengah konser justru berisiko menurunkan tensi penonton di stadion.
Seorang pengguna media sosial X bahkan bergurau dengan menulis, “Bisakah Anda membayangkan antrean toilet jika Oasis mengumumkan mereka akan memainkan lagu baru? Tidak ada yang menginginkannya, tidak ada yang memintanya.” Pendapat ini memperkuat pandangan bahwa Oasis kini telah bertransformasi menjadi sebuah heritage band yang fungsi utamanya adalah merayakan warisan katalog musik masa lalu mereka.
Proyek Rekaman Solo dan Sejarah Trolling Liam Gallagher
Meskipun tidak ada album baru untuk Oasis, baik Noel maupun Liam sebenarnya terpantau tetap aktif melakukan proses rekaman di studio secara terpisah. Noel Gallagher kabarnya sempat terlihat di studio bersama musisi lain untuk menulis lagu baru yang sifatnya santai. Musisi Johnny Marr sempat mengonfirmasi aktivitas menulis Noel ini, meskipun ia meyakini hal tersebut sama sekali tidak berkaitan dengan proyek reuni band mereka.
Sementara itu, Liam Gallagher juga sempat tertangkap kamera meninggalkan studio rekaman baru-baru ini. Spekulasi yang beredar menyebutkan bahwa Liam sedang mempersiapkan proyek lanjutan dari kolaborasinya bersama gitaris The Stone Roses, John Squire. Menanggapi ramainya pemberitaan tersebut, Liam hanya berkomentar singkat di media sosial, “Saya seorang penyanyi, saya menyanyikan lagu, itulah yang saya lakukan.”
Sebelumnya pada tahun 2024, Liam sempat memicu kehebohan besar ketika melakukan aksi trolling dengan mengeklaim bahwa album baru Oasis sudah selesai digarap dan sangat luar biasa. Namun, ia segera mengklarifikasi bahwa pernyataan tersebut hanyalah gurauan belaka untuk memancing reaksi publik yang menurutnya terlalu kaku. Dengan konfirmasi resmi dari kedua belah pihak saat ini, tur Live '27 dipastikan murni menjadi panggung reuni nostalgia lagu-lagu terbaik mereka.

