Perwakilan Prancis di Oscar Pilih Minotaur Garapan Sineas Rusia

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi new year's eve, popcorn, food. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi new year's eve, popcorn, food. Foto: Pixabay

Prancis secara resmi telah memilih film Minotaur karya sutradara Rusia, Andrey Zvyagintsev, sebagai perwakilan mereka untuk kategori Best International Feature Film di ajang Piala Oscar 2027. Langkah ini diambil setelah komite seleksi Prancis melakukan audisi intensif dengan produser, agen penjualan internasional, dan distributor Amerika Serikat yang menyokong film-film kandidat.

Pilihan ini kembali menegaskan peran penting Prancis dalam kancah perfilman global sebagai pusat produksi dan pendanaan bagi sineas luar negeri. Dilansir Variety, keputusan untuk mengirimkan film berbahasa Rusia ini diambil setelah melalui persaingan ketat dengan beberapa proyek lokal lainnya.

Mengalahkan Dominasi Film Lokal Prancis

Langkah komite seleksi Oscar Prancis tahun ini terbilang cukup berani. Minotaur, yang sebelumnya berhasil meraih Grand Prize di Festival Film Cannes, sukses menyisihkan beberapa pesaing kuat dalam negeri yang memiliki akar budaya Prancis sangat kental. Di antara kandidat yang tersingkir adalah film biopik sejarah dua bagian De Gaulle karya Antonin Baudry, The Unknown besutan Arthur Harari, La Gradiva karya Marine Atlan, serta film animasi Iron Boy dari Louis Clichy.

Persaingan yang terbuka lebar ini menunjukkan bahwa komite seleksi tidak lagi hanya berfokus pada bahasa atau identitas lokal, melainkan pada potensi global dan kualitas artistik film tersebut. Dengan dukungan distributor besar seperti Mubi untuk wilayah Amerika Utara, Minotaur dinilai memiliki posisi tawar yang kuat di mata para pemilih di Academy Awards mendatang.

Menyoroti Fenomena Sineas Asing Berbendera Prancis

Keputusan mengirimkan karya sutradara non-Prancis ini bukan pertama kalinya memicu diskusi hangat di industri perfilman setempat. Tahun lalu, Prancis mengirimkan film It Was Just an Accident karya sutradara asal Iran, Jafar Panahi, yang memenangi Palme d'Or dan berhasil mengamankan nominasi Oscar. Kebijakan tersebut sempat menuai kritik dari sebagian kalangan industri yang menilai bahwa Prancis seharusnya diwakili oleh sineas lokal dengan karya berbahasa Prancis.

Sutradara Minotaur, Andrey Zvyagintsev, merupakan sineas pembangkang asal Rusia yang kini hidup dalam pengasingan di Prancis. Film drama berbahasa Rusia miliknya ini diproduksi melalui kolaborasi rumah produksi Prancis CG Cinéma dan MK Productions. Melalui potret korupsi di Rusia modern, film ini menawarkan narasi kuat yang dianggap relevan dengan situasi geopolitik saat ini.

Ambisi Besar Prancis Akhiri Puasa Gelar Sejak 1993

Prancis tercatat belum pernah lagi memenangi penghargaan film internasional terbaik ini sejak film Indochine karya Régis Wargnier membawa pulang piala pada tahun 1993. Padahal, negara ini hampir selalu menempatkan wakilnya di daftar nominasi dari tahun ke tahun. Presiden Badan Perfilman Nasional Prancis (CNC), Gaetan Bruel, menegaskan bahwa strategi kali ini sepenuhnya berorientasi pada kemenangan.

Bruel menyatakan, “Di tengah persaingan yang diproyeksikan sangat ketat, pilihan ini mempertegas peran unik Prancis dalam ko-produksi global serta komitmen negara kami untuk mendukung para pembuat film hebat masa kini, sekaligus memaksimalkan peluang kami memenangi Oscar untuk kategori Film Internasional Terbaik.” Ia juga menambahkan bahwa CNC dan Unifrance akan mendukung penuh promosi kampanye film ini demi memastikan kemenangan. “Semua dimulai sekarang. Kami bertekad agar Prancis bersinar kembali di ajang internasional ini,” tambahnya.

Sebagai informasi tambahan, aturan baru Academy Awards untuk edisi kali ini memberikan keuntungan bagi film non-bahasa Inggris. Film-film yang berhasil meraih penghargaan tertinggi di festival besar seperti Berlin, Busan, Cannes, Sundance, Toronto, dan Venesia kini dapat langsung masuk ke dalam proses kurasi tanpa harus melalui jalur pengajuan resmi negara asal. Pengumuman daftar pendek 15 film terbaik akan dirilis pada 15 Desember, diikuti oleh nominasi resmi pada 21 Januari, sebelum malam puncak penghargaan pada 14 Maret 2027.