Phoebe Bridgers Putar Album Baru Lost Weekend di Planetarium Dunia

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyanyi-penulis lagu AS Phoebe Bridgers berpose di ruang pers dengan Penghargaan Grammy selama Penghargaan Grammy Tahunan ke-66 di Crypto.com Arena, Los Angeles pada 4 Februari 2024.
zoom-in-whitePerbesar
Penyanyi-penulis lagu AS Phoebe Bridgers berpose di ruang pers dengan Penghargaan Grammy selama Penghargaan Grammy Tahunan ke-66 di Crypto.com Arena, Los Angeles pada 4 Februari 2024.

Phoebe Bridgers bersiap meluncurkan album solo ketiganya bertajuk Lost Weekend dengan cara yang sangat tidak biasa. Alih-alih hanya merilisnya lewat platform digital konvensional, musisi indie ini menggandeng Spotify untuk menggelar sesi dengar perdana di puluhan planetarium yang tersebar di berbagai belahan dunia.

Langkah inovatif ini dirancang untuk memberikan pengalaman audio visual yang imersif bagi para penggemarnya sebelum album tersebut resmi dilepas ke pasaran pada pertengahan Agustus mendatang melalui label Dead Oceans. Album ini menjadi tindak lanjut yang dinantikan setelah kesuksesan karya terdahulunya, Punisher, yang dirilis pada tahun 2020 silam.

Pengalaman Audio Visual Imersif Tanpa Gawai

Mulai Senin, 10 Agustus, sebanyak 44 planetarium di berbagai negara akan berpartisipasi dalam pemutaran perdana ini. Sebagian besar lokasi berada di Amerika Serikat, sementara sisanya tersebar di Eropa, Australia, dan Selandia Baru. Sesi dengar ini akan menyajikan salah satu dari dua konsep visual orisinal yang telah dirancang khusus, yakni pertunjukan kubah karya fotografer langit malam Babak Tafreshi atau pertunjukan laser interaktif besutan Laser Fantasy.

Demi menjaga kekhusyukan dan keintiman acara, pihak penyelenggara menerapkan aturan ketat bebas ponsel dan kamera. Setiap pengunjung diwajibkan memasukkan ponsel, jam tangan pintar, serta perangkat perekam lainnya ke dalam kantong khusus Yondr yang akan dikunci selama acara berlangsung. Langkah ini diambil agar para penggemar dapat sepenuhnya fokus menikmati perpaduan antara musik baru Bridgers dan visual kubah yang megah.

Kolaborasi Lintas Musisi dan Pesta Rilis Global

Album baru ini dipastikan akan membawa warna musik yang kaya berkat keterlibatan sejumlah nama besar. Di dalam daftar lagu yang baru saja dirilis, terdapat kontribusi dari rekan satu grupnya di Boygenius, yaitu Lucy Dacus dan Julien Baker. Selain itu, musisi kawakan Jack Antonoff serta Christian Lee Hutson juga turut mengambil bagian dalam proses produksi album ini.

Tak hanya itu, sebuah nama misterius yakni Son-John Johnson memicu spekulasi hangat di kalangan penggemar yang menduga nama tersebut merupakan alias dari vokalis band Geese, Cameron Winter. Untuk merayakan perilisan global ini, selain acara planetarium, akan ada lebih dari 300 pesta rilis tengah malam yang diselenggarakan di berbagai negara seperti Inggris, Jerman, Jepang, hingga Brasil pada tanggal 13 Agustus.

Aturan Ketat untuk Tur Konser Mendatang

Setelah perilisan album selesai, Phoebe Bridgers dijadwalkan langsung menggelar tur promosi melintasi Amerika Utara, Inggris, dan Eropa. Tur ini akan didukung oleh Alex G untuk wilayah Amerika Utara dan Isaac Wood untuk wilayah Inggris serta Eropa. Menariknya, aturan “bebas ponsel” yang diterapkan pada sesi planetarium juga akan diberlakukan sepanjang tur konser ini berlangsung.

Pihak manajemen mengonfirmasi bahwa penonton harus rela gawai mereka dikunci demi menciptakan atmosfer konser yang lebih intim dan fokus. Bridgers baru-baru ini sempat memberikan bocoran lagu terbarunya melalui penampilan di acara televisi The Tonight Show serta konser solo di Roswell, New Mexico, yang memperkuat antusiasme publik menjelang era baru karya musiknya.