Prime Video Batalkan Serial Ride or Die Setelah Satu Musim

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi tv, popcorn, movie. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi tv, popcorn, movie. Foto: Pixabay

Layanan streaming Prime Video resmi menghentikan langkah serial komedi drama petualangan Ride or Die setelah hanya berjalan satu musim. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat proyek tersebut mempertemukan dua aktris papan atas, Hannah Waddingham dan Octavia Spencer, sebagai pemeran utama.

Serial yang memadukan unsur komedi dan laga ini baru saja memulai debutnya pada Juli tahun ini. Kolaborasi perdana antara Spencer dan Waddingham yang pertama kali diumumkan pada akhir tahun lalu kini harus berakhir lebih cepat dari perkiraan para penggemar.

Kisah Dua Sahabat dan Rahasia Pembunuh Internasional

Bagi penonton yang sempat mengikuti musim pertamanya, Ride or Die menyajikan premis yang cukup unik mengenai persahabatan perempuan dewasa. Ceritanya berfokus pada Debbie Claybourne (diperankan oleh Spencer) dan Judith Burton (diperankan oleh Waddingham), dua sahabat karib yang merasa sudah saling mengetahui segala hal tentang satu sama lain.

Namun, dinamika hubungan mereka berubah total ketika Debbie menyadari bahwa Judith ternyata menjalani profesi rahasia sebagai pembunuh bayaran internasional. Saat masa lalu Judith kembali menghantui dan misi pembunuhan yang ia lakukan gagal total, keduanya terpaksa melarikan diri bersama dalam perjalanan menegangkan melintasi benua Eropa untuk menghindari kejaran aparat hukum serta pembunuh terlatih lainnya.

Chemistry Apik yang Mendapat Pujian Kritikus

Meskipun masa tayangnya kini dipastikan selesai, serial ini sebenarnya sempat menuai respons positif dari sejumlah kritikus film. Salah satu aspek yang paling banyak mendapatkan apresiasi adalah keharmonisan akting antara kedua pemeran utamanya yang dinilai sangat natural dan menghibur di layar kaca.

Dilansir dari Variety, jurnalis Aramide Tinubu dalam ulasannya sempat memberikan pujian bagi performa kedua aktris tersebut. Ia menuliskan bahwa, “Ride or Die bekerja paling baik ketika sepenuhnya bersandar pada aspek ala Thelma & Louise dari alur cerita utamanya. Spencer dan Waddingham memiliki chemistry yang kuat dan tulus, sebuah persahabatan yang tidak diragukan lagi akan beresonansi dengan banyak penonton.”

Tidak hanya itu, penonton juga disuguhi sisi lain dari Hannah Waddingham yang biasanya dikenal lewat peran-peran komedi situasi. Tinubu menambahkan, “Menyaksikan Waddingham sebagai bintang aksi seutuhnya adalah sesuatu yang seharusnya disaksikan semua orang setiap hari.”

Deretan Bintang dan Tim Produksi di Balik Layar

Selain kedua bintang utama, proyek ini juga didukung oleh jajaran aktor pendukung yang cukup solid. Mulai dari Ed Skrein, Calam Lynch, Savannah Steyn, Jamie Parker, Jacky Ido, hingga penampilan dari aktor senior Bill Nighy dan Sylvia Hoeks yang turut mewarnai perjalanan pelarian Debbie dan Judith.

Di balik layar, serial ini diciptakan oleh Tessa Coates yang juga bertindak sebagai showrunner sekaligus produser eksekutif bersama Matt Miller dan sutradara Peyton Reed. Produksinya sendiri melibatkan kolaborasi besar antara Paramount Television Studios, Amazon MGM Studios, Double Dream milik Andy dan Barbara Muschietti, serta Orit Entertainment milik Octavia Spencer sendiri. Namun sayangnya, sokongan dari nama-nama besar tersebut belum mampu menyelamatkan kelanjutan kisah petualangan buddy-cop ini ke musim kedua.