Reuni di Venesia, Liam dan Noel Gallagher Hadiri Premiere Dokumenter Oasis

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penampilan Grup Musik Oasis saat lakukan konser reuni.
zoom-in-whitePerbesar
Penampilan Grup Musik Oasis saat lakukan konser reuni.

Duo kakak-beradik ikonik asal Manchester, Noel dan Liam Gallagher, akhirnya tampil bersama di luar panggung untuk pertama kalinya sejak memutuskan rujuk. Keduanya hadir berdampingan di Venice International Film Festival untuk menghadiri pemutaran perdana film dokumenter terbaru mereka yang berjudul Don't Look Back in Anger.

Kehadiran mereka di karpet merah festival film bergengsi ini langsung mencuri perhatian dunia. Dokumenter ini menyoroti perjalanan di balik layar dari rekonsiliasi bersejarah mereka pada tahun 2024 serta rangkaian tur konser global bertajuk Live ’25 yang berhasil menyedot perhatian jutaan penggemar.

Momen Emosional dan Sambutan Hangat di Venesia

Kedatangan Liam dan Noel di lokasi acara terbilang sangat mencolok karena mereka tiba berdampingan menggunakan taksi air khas Venesia. Ini menjadi momen langka bagi publik untuk melihat kedua bersaudara tersebut berinteraksi di luar panggung konser, mengingat hubungan mereka sempat membeku sejak band tersebut bubar pada tahun 2009 silam.

Setelah pemutaran film selesai, Don't Look Back in Anger langsung mendapatkan standing ovation selama delapan menit dari para penonton yang hadir. Liam dan Noel tampak menikmati apresiasi tersebut sambil bergandengan tangan dan mengangkatnya ke atas sebagai simbol kemenangan bersama. Noel bahkan terlihat beberapa kali menyeka air mata dari wajahnya, sementara Liam sempat tertangkap kamera sedang melirik jam tangannya dan berbisik kepada sang produser, Steven Knight, sebelum akhirnya setuju untuk tetap berada di ruangan tersebut.

Absen di Sesi Tanya Jawab dan Ulasan Positif Media

Meskipun hadir saat sesi foto karpet merah dan pemutaran film, duo Gallagher ini memilih untuk melewatkan sesi konferensi pers resmi. Sesi tanya jawab tersebut akhirnya hanya dihadiri oleh sang produser, Steven Knight, serta duo sutradara Dylan Southern dan Will Lovelace. Ketika ditanya oleh awak media mengenai ketidakhadiran kedua musisi tersebut, Lovelace memberikan jawaban singkat yang memicu tawa. Dilansir Variety, ia berujar, “Mereka ada di sini beberapa detik yang lalu untuk berfoto, jadi mereka sebenarnya ada di lokasi ini.”

Di sisi lain, media musik internasional NME memberikan ulasan positif dengan menyematkan rating empat setengah bintang untuk film ini. Dokumenter ini dinilai berhasil menangkap esensi magis dari kembalinya band tersebut ke atas panggung. Salah satu kutipan menarik dari Liam dalam film tersebut menegaskan dampak besar musik mereka, di mana ia menyebut bahwa “Oasis menyelamatkan kita.” Cuplikan awal yang dirilis sebelumnya juga menampilkan kontras hubungan mereka di masa lalu, dengan Noel yang sempat berujar, “Saya hanya tidak bisa membayangkan diri saya berada di atas panggung bersama Liam,” sementara Liam menyahut, “Cara kami menyelesaikannya dulu sungguh tidak bisa diterima.”

Jadwal Rilis Global dan Rencana Tur Masa Depan

Bagi para penggemar yang tidak sabar untuk menyaksikan kisah perjalanan reuni ini, film dokumenter Don't Look Back in Anger dijadwalkan tayang secara terbatas di bioskop global, termasuk layar IMAX, mulai 9 September mendatang. Setelah penayangan di bioskop usai, film ini juga akan didistribusikan secara digital melalui platform streaming Disney+ pada pertengahan tahun 2026.

Di tengah euforia reuni ini, beredar pula rumor kuat bahwa mereka tengah merencanakan tur besar berikutnya di wilayah Inggris dan Eropa pada tahun 2027. Noel sempat memberikan sinyal positif mengenai kemungkinan diadakannya konser musim panas tambahan demi memuaskan kerinduan para penggemar setianya. Mengenai pengalaman kembali bermusik bersama sang adik, Noel sempat berkomentar, “Sangat menyenangkan bisa kembali berada di dalam satu band bersama Liam. Saya sempat lupa betapa lucunya dia. Liam tampil luar biasa, saya bangga padanya.”