Sekuel Sci-Fi Klasik Aliens Hadirkan Reuni Monster Ikonis Lewat Patung Mewah

Sutradara James Cameron memang lebih dikenal dengan fokusnya pada waralaba fiksi ilmiah dalam beberapa dekade terakhir. Namun, jauh sebelum penjelajahannya di planet fiksional Pandora, ia telah melahirkan salah satu sekuel sci-fi paling berpengaruh dalam sejarah sinema lewat film Aliens yang dirilis pada tahun 1986 silam.
Kini, mahakarya klasik tersebut bersiap menyapa kembali para penggemarnya lewat sebuah proyek rilisan koleksi fisik premium yang dijadwalkan meluncur pada tahun 2027. Pengumuman ini menjadi angin segar bagi para kolektor sekaligus pencinta monster fiksi ilmiah legendaris tersebut.
Kembalinya Sang Ratu Monster dalam Bentuk Replika Premium
Dilansir Collider, proyek reuni dengan film klasik ini hadir berkat kolaborasi pengerjaan patung berskala besar yang digarap oleh Prime 1 Studio. Produk koleksi terbaru ini akan mereplikasi sosok Queen Alien, monster mengerikan yang menjadi pusat teror dalam film sekuel garapan James Cameron tersebut.
Patung fisik Queen Alien ini dirancang dengan detail yang sangat tinggi dan memiliki tinggi mencapai hampir 30 inci. Skala yang masif ini dibuat untuk mempertahankan akurasi visual yang mengerikan dari monster aslinya di layar lebar.
Meski begitu, untuk bisa membawa pulang replika premium ini, para kolektor harus merogoh kocek yang sangat dalam. Pihak produsen menetapkan harga pemesanan awal (pre-order) sebesar 8.699 dolar AS atau sekitar 130 juta rupiah, dengan estimasi pengiriman unit yang baru akan dimulai pada November 2027 mendatang.
Warisan Sekuel Garapan James Cameron
Kehadiran patung mewah ini sekaligus merayakan warisan sejarah film garapan James Cameron yang dirilis hampir empat dekade lalu. Sebagai informasi, Cameron mengambil alih kursi sutradara dari Ridley Scott yang sebelumnya sukses mengarahkan film pertamanya, Alien, pada tahun 1979.
Bukan tugas mudah untuk membuat sekuel dari film horor fiksi ilmiah yang sudah dianggap sebagai mahakarya. Namun, Cameron berhasil mengubah arah waralaba ini menjadi sebuah film laga fiksi ilmiah (sci-fi action) yang sangat intens dan dinilai beberapa kritikus bahkan melampaui kesuksesan film orisinalnya.
Tak hanya sukses secara kualitas, film tersebut juga terbukti sangat sukses secara komersial di masanya. Dengan anggaran produksi yang tergolong minim, yakni sekitar 18 juta dolar AS, film ini mampu meraup pendapatan global hingga 131 juta dolar AS.
Status Penayangan Seri Alien di Platform Digital
Bagi para penggemar yang ingin bernostalgia menonton film klasik ini sebelum rilis patung koleksi tersebut, tampaknya harus sedikit berusaha keras. Saat ini, film kedua tersebut diketahui tidak tersedia di platform streaming besar di wilayah Amerika Serikat.
Situasi serupa juga terjadi pada film pertamanya serta film ketiga yang disutradarai oleh David Fincher. Penggemar hanya bisa mengakses film-film klasik tersebut melalui sistem sewa atau pembelian digital (video on demand) di beberapa platform seperti Prime Video dan Apple TV.
Di sisi lain, beberapa judul terbaru dari waralaba ini justru lebih mudah diakses di platform digital masa kini. Proyek serial televisi Alien: Earth dan film bioskop terbaru Alien: Romulus sudah tersedia secara resmi untuk para pelanggan layanan streaming Hulu.

