SNL UK Sindir Ed Sheeran dan Robert Kraft Terkait Kontroversi Palestina

Acara komedi televisi Saturday Night Live UK menyindir penyanyi Ed Sheeran dan miliarder Robert Kraft terkait kontroversi pemecatan rapper Macklemore dari tur konser akhir pekan lalu. Dilansir dari NME, gelombang kritik ini bermula setelah Macklemore didepak dari rangkaian konser pembuka tur bertajuk Loop milik Sheeran akibat menyuarakan dukungannya terhadap Palestina.
Aksi boikot dan mundurnya sejumlah musisi pendukung lainnya memperkeruh situasi ini hingga memaksa Sheeran merombak total tim panggungnya. Penonton pun menyoroti sikap netral sang solois yang dinilai cari aman di tengah situasi konflik kemanusiaan yang sedang memanas.
Sindiran Tajam di Panggung Komedi
Dalam segmen berita parodi Weekend Update, komedian Ania Magliano berseloroh bahwa konflik geopolitik ini kini berdampak langsung pada kelangsungan tur konser Sheeran di Amerika Serikat. Magliano berkelakar bahwa ancaman pembatalan tur tersebut justru menjadi kecemasan tersendiri bagi para penggemar sang solois. “Sejujurnya, krisis ini adalah hal terburuk yang pernah terjadi pada penggemar Ed Sheeran sejak mereka mengalami cedera kepala,” candanya di hadapan penonton studio.
Rekan presenternya, Paddy Young, mengalihkan sasaran kepada Robert Kraft yang merupakan pemilik Stadion Gillette, lokasi konser Sheeran berikutnya. Young menyebut miliarder pro-Israel tersebut dengan julukan bernada miring dan menyinggung masa lalunya yang kontroversial. Tidak hanya itu, acara tersebut juga menampilkan sketsa yang memperlihatkan karakter parodi Sheeran sedang bersikap netral di hadapan Raja Charles dan mendiang Putri Diana demi mengamankan penjualan tiketnya dari para scalping bots.
Solidaritas Musisi Pendukung dan Badai Pengunduran Diri
Keputusan untuk mendepak Macklemore dari posisi penampil pembuka di Stadion MetLife, New Jersey, memicu reaksi berantai yang signifikan. Langkah pemecatan tersebut kabarnya dilakukan atas desakan Kraft yang menganggap pernyataan dukungan terhadap Palestina sangat melukai komunitas tertentu. Namun, keputusan ini justru memicu aksi solidaritas dari jajaran musisi pendukung lainnya yang dijadwalkan tampil dalam tur tersebut.
Sejumlah nama besar seperti FINNEAS, Lukas Graham, Aaron Rowe, hingga Beoga memilih untuk mundur massal dari tur sebagai bentuk dukungan kepada Macklemore. Situasi ini memaksa Sheeran untuk tampil dengan band pengiring baru saat melanjutkan turnya di Philadelphia. Musisi Aaron Rowe bahkan sempat melayangkan pernyataan agar publik mengarahkan kemarahan mereka kepada pihak penyelenggara dan investor seperti Kraft, alih-alih hanya menyerang Sheeran secara personal.
Klarifikasi dan Ketakutan Ed Sheeran di Atas Panggung
Menanggapi situasi yang kian memanas, Sheeran akhirnya angkat bicara secara langsung di hadapan penonton konsernya di Philadelphia. Ia menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang terjadi dan mengakui bahwa dirinya masih terus belajar memahami situasi geopolitik yang rumit tersebut. Sheeran menegaskan bahwa dirinya tidak pernah berniat menjadi musisi aktivis, namun ia kini merasa terjebak di tengah perdebatan sengit mengenai kebebasan berpendapat.
Dampak dari kontroversi ini ternyata sangat memengaruhi kondisi psikologis Sheeran hingga ia sempat mempertimbangkan untuk menyudahi karier musiknya. Ia bahkan memutuskan untuk meniadakan panggung interaktif tengah penonton atau B-stage yang biasa digunakannya selama tur. “Saya merasa takut tentang apa yang mungkin terjadi jika saya berdiri di tengah-tengah kerumunan penonton,” ungkap Sheeran saat menjelaskan keputusan darurat tersebut kepada para penggemarnya.
Di sisi lain, langkah Sheeran untuk meredam kritik dengan menjanjikan donasi sebesar dua juta dolar AS ke wilayah Timur Tengah justru menuai kritik baru dari musisi senior Billy Bragg. Bragg menyatakan ketidaksetujuannya terhadap cara Sheeran yang dianggap menggunakan ambiguitas istilah untuk menghindari konflik. Menurut Bragg, tindakan tersebut tidak lebih dari sekadar upaya untuk membeli kembali integritas yang telah tercoreng di mata publik.

