Stray Kids Raih Posisi Puncak Billboard 200 Lewat Album THIS & THAT

Grup musik asal Korea Selatan, Stray Kids, kembali menorehkan prestasi besar di industri musik global. Melalui album terbaru mereka yang bertajuk THIS & THAT, grup ini sukses mengamankan posisi puncak di tangga lagu bergengsi Amerika Serikat untuk kesembilan kalinya secara beruntun.
Pencapaian luar biasa ini dikonfirmasi berdasarkan data resmi Luminate yang dirilis oleh Billboard untuk pekan yang berakhir pada tanggal 13 Agustus. Penjualan perdana album ini tidak hanya memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kekuatan utama di kancah musik internasional, tetapi juga memecahkan rekor pribadi mereka dalam hal volume penjualan mingguan.
Rekor Sejarah Baru di Tangga Lagu AS
Sejak pertama kali menembus tangga lagu Billboard 200 pada tahun 2022 melalui album ODDINARY, langkah Stray Kids di pasar musik Amerika Serikat seolah tidak terbendung. Seluruh sembilan album mereka yang berhasil masuk ke dalam daftar tersebut selalu langsung melakukan debut di posisi pertama tanpa pernah sekalipun meleset ke peringkat di bawahnya.
Dengan torehan album nomor satu yang kesembilan ini, mereka berhasil menyamai pencapaian band rock legendaris asal Inggris, The Rolling Stones, dalam mengumpulkan album nomor satu terbanyak di kalangan grup musik sepanjang sejarah tangga lagu tersebut. Saat ini, posisi teratas masih dipegang erat oleh The Beatles yang mengoleksi total 19 album di puncak tangga lagu.
Tak hanya itu, pencapaian ini juga menempatkan mereka sebagai grup musik dengan jumlah album nomor satu terbanyak di abad ke-21. Rekor ini semakin mempertegas konsistensi mereka dalam memproduksi karya-karya yang sangat diminati oleh pasar global secara berkelanjutan sejak awal dekade ini.
Dominasi Angka Penjualan Fisik dan Strategi Varian
Keberhasilan album THIS & THAT di posisi nomor satu ditopang oleh angka penjualan yang sangat masif di wilayah Amerika Serikat. Album tersebut berhasil mengumpulkan total 369.000 unit setara album (equivalent album units) pada pekan pertamanya, yang sekaligus menjadi pekan performa terbaik sepanjang karier grup ini di pasar Amerika Serikat.
Dari keseluruhan angka tersebut, sektor penjualan album fisik tradisional memberikan kontribusi paling dominan dengan total mencapai 357.000 kopi. Tingginya angka penjualan fisik ini sangat dipengaruhi oleh strategi perilisan yang matang, di mana album ini didistribusikan dalam 17 varian kemasan fisik berbeda yang mencakup format CD dan piringan hitam (vinyl).
Setiap varian fisik tersebut dilengkapi dengan berbagai barang koleksi menarik seperti kartu foto (photocard), poster, hingga stiker yang didesain secara acak untuk menarik minat para kolektor. Selain format fisik, penjualan digital juga didorong lewat penyediaan delapan variasi unduhan berbeda bagi para penggemar yang lebih menyukai format non-fisik.
Peta Persaingan Ketat di Sepuluh Besar
Masuknya album terbaru ini otomatis menggeser peta persaingan di papan atas tangga lagu pekan ini. Album milik Ariana Grande yang bertajuk petal terpaksa turun ke posisi kedua setelah sempat menikmati takhta juara pada pekan sebelumnya dengan mengantongi sekitar 82.000 unit pada pekan keduanya.
Sementara itu, posisi ketiga diisi oleh Olivia Rodrigo dengan albumnya yang berjudul you seem pretty sad for a girl so in love yang masih menunjukkan daya tahan kuat di pasar. Di papan tengah sepuluh besar, nama-nama seperti Ella Langley, Morgan Wallen, hingga Noah Kahan juga masih bertahan di tengah gempuran rilisan baru yang masuk pekan ini.
Kejutan lain datang dari rapper Pooh Shiesty yang berhasil menembus peringkat ketujuh melalui album All Eyes on Shiest yang berhasil terjual sebanyak 51.000 unit. Rilisan ini menjadi sangat unik karena diluncurkan ke publik saat sang artis sedang menjalani masa penahanan di penjara sembari menunggu proses persidangan atas kasus hukum yang menjeratnya.

