The Creator Menjadi Rebutan Penonton Global di Netflix

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
The Creator Menjadi Rebutan Penonton Global di Netflix
zoom-in-whitePerbesar

Film fiksi ilmiah arahan sutradara Gareth Edwards, The Creator, kini tengah mencuri perhatian audiens global setelah resmi mendarat di katalog Netflix. Menggabungkan estetika futuristik yang memukau dengan narasi emosional, karya ini berhasil membuktikan bahwa skala visual yang megah mampu memikat penonton internasional meski sempat kurang bersinar di box office saat perilisan perdananya.

Perpaduan Visual Megah dan Narasi Emosional

Setelah sukses menyegarkan waralaba seperti Rogue One dan Jurassic World, Gareth Edwards kembali dengan karya orisinalnya yang mengeksplorasi konflik antara manusia dan kecerdasan buatan. Cerita ini mengikuti perjalanan seorang mantan agen pasukan khusus yang diperankan oleh John David Washington dalam misi memburu senjata pemusnah masal, yang ternyata berwujud seorang anak kecil dengan kecerdasan buatan yang memiliki empati mendalam.

Film berdurasi 133 menit ini sering disandingkan dengan atmosfer Rogue One dan estetika Cyberpunk 2077 karena kedalaman dunia yang dibangun. Edwards sekali lagi menunjukkan kemampuannya sebagai sutradara yang tahu persis bagaimana menyeimbangkan aksi skala besar dengan inti cerita yang terasa personal dan menyentuh bagi penonton.

Mendominasi Tangga Popularitas di Banyak Negara

Respons yang diberikan penonton terhadap The Creator sangat instan dan masif di berbagai pasar internasional. Berdasarkan data FlixPatrol, film ini berhasil menembus daftar Top 10 Netflix di lebih dari 45 negara, termasuk di antaranya Inggris, Jerman, Spanyol, Swedia, hingga Arab Saudi.

Meski saat ini belum tersedia di katalog Netflix Amerika Serikat, pencapaian di pasar global membuktikan bahwa audiens internasional sangat antusias menyambut karya sci-fi yang berani dan visualistik. Keberhasilan ini menjadi penawar bagi Edwards atas performa box office yang kurang memuaskan saat film tersebut pertama kali dirilis pada tahun 2023.