Tom Cruise Pangkas Waktu Makeup Film Digger dari Enam Jam Jadi Satu Jam

Tom Cruise kembali menarik perhatian lewat dedikasinya yang luar biasa dalam proyek film terbaru garapan sutradara Alejandro González Iñárritu berjudul Digger. Demi memerankan karakter Digger Rockwell, seorang taipan minyak kaya raya yang penampilannya sangat berbeda jauh dengannya, ia harus rela mengenakan riasan prostetik tebal serta pakaian khusus tubuh gemuk atau fat suit.
Menariknya, proses transformasi visual yang awalnya memakan waktu hingga enam jam berhasil dipangkas secara drastis menjadi kurang dari satu jam. Keputusan efisiensi ini didorong langsung oleh sang aktor yang tidak ingin produktivitas kerja dan waktu istirahatnya terganggu selama proses syuting berlangsung.
Metode Stopwatch dan Papan Tulis ala Tom Cruise
Dilansir dari Variety, Tom Cruise membagikan kisah di balik layar ini saat menjadi bintang tamu dalam siniar New Heights bersama Travis dan Jason Kelce. Aktor tersebut mengungkapkan bahwa setelah menjalani sesi riasan pertama yang memakan waktu enam jam, ia langsung melakukan perhitungan matematika sederhana terkait jadwal hariannya. Baginya, waktu yang terlalu lama di kursi rias akan sangat memotong waktu tidurnya yang minimal membutuhkan enam jam, sementara proses syuting sendiri memakan waktu hingga 12 jam per hari.
Untuk mengatasi masalah tersebut, Cruise memutuskan mengintervensi sistem kerja tim tata rias dengan metode yang sangat disiplin. Ia membawa papan tulis dan menugaskan seorang kru khusus untuk memegang stopwatch guna menghitung durasi pemasangan setiap bagian prostetik secara mendetail.
Meskipun awalnya tim penata rias sempat ragu dan menganggap target di bawah satu jam adalah hal yang mustahil, Cruise terus mendorong mereka untuk berlatih. Ia menyatakan, “Pertama-tama, jika Anda mengatakan tidak bisa melakukannya, Anda tidak akan pernah mencapainya. Jadi, bisakah kita sepakat untuk mencoba membuatnya sedikit lebih cepat?” Berkat latihan berulang yang terstruktur, tim akhirnya mampu menyelesaikan seluruh proses riasan rumit tersebut dalam waktu kurang dari satu jam tanpa harus terburu-buru.
Tantangan Fisik di Balik Penggunaan Riasan Prostetik
Di balik keberhasilan memotong waktu bersolek, kenyamanan fisik saat mengenakan prostetik dan fat suit tetap menjadi tantangan berat bagi Cruise. Penggunaan material tebal di sekujur tubuhnya memicu keringat berlebih saat ia harus melakukan pengambilan gambar dengan durasi adegan yang panjang serta membutuhkan ritme akting yang konsisten.
Guna mengatasi rasa gerah yang menyiksa di bawah kostum tebal tersebut, ia merancang sistem pendingin khusus atau cooling machines yang dipasang secara personal. Langkah ini memungkinkannya tetap fokus mempertahankan performa terbaiknya tanpa terganggu oleh suhu panas di dalam kostum selama proses produksi film berlangsung.
Kolaborasi Panjang dengan Sutradara Alejandro González Iñárritu
Proyek film Digger yang dijadwalkan tayang perdana pada tanggal 2 Oktober mendatang ini juga dibintangi oleh deretan aktor ternama seperti Riz Ahmed, John Goodman, dan Sandra Hüller. Cruise mengungkapkan bahwa dirinya telah mempersiapkan proyek ini bersama Iñárritu selama kurang lebih tujuh tahun karena ketertarikannya yang mendalam pada visi artistik sang sutradara serta keinginan untuk menantang kemampuan aktingnya sendiri.
Ketertarikan yang tinggi untuk terus belajar dari sudut pandang penyutradaraan orang lain juga menjadi alasan utama mengapa Cruise enggan menyutradarai filmnya sendiri. Ia mengaku sangat menikmati proses kolaborasi dan ingin memberikan ruang bagi para sineas untuk menceritakan kisah mereka secara maksimal. Setelah merampungkan proyek ini, ia juga bersiap untuk kembali ke belakang kemudi dalam sekuel film balap klasiknya tahun 1990, Days of Thunder, kali ini beradu peran dengan aktris Anne Hathaway.

