Tori Spelling Ungkap Alasan Keluar dari Podcast Beverly Hills 90210

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi microphone, voice, sound. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi microphone, voice, sound. Foto: Pixabay

Kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan nostalgia era 90-an. Aktris Tori Spelling akhirnya buka suara mengenai keputusannya untuk hengkang dari 90210MG, sebuah podcast rekam ulang (rewatch) serial populer Beverly Hills, 90210 yang ia pandu bersama Jennie Garth. Langkah mendadak ini langsung memicu spekulasi hangat di kalangan penggemar mengenai adanya keretakan hubungan atau perseteruan di antara kedua bintang tersebut.

Rumor tersebut ditanggapi langsung oleh Spelling saat melakukan livestream bersama mantan rekan mainnya, Brian Austin Green. Alih-alih membantah secara agresif atau membenarkan rumor yang beredar, ia memilih untuk bersikap hati-hati dan meluangkan waktu demi merefleksikan situasi sebelum memberikan penjelasan mendalam kepada publik di masa mendatang.

Upaya Menghindari Sikap Reaktif demi Kebenaran

Dalam sesi interaksi digital tersebut, Brian Austin Green sempat memberikan ruang bagi Spelling dengan menanyakan apakah ini saat yang tepat untuk membahas hengkangnya sang aktris dari proyek podcast tersebut. Spelling menyetujui pandangan Green bahwa dirinya membutuhkan waktu untuk menata pikiran sebelum berbicara secara terbuka mengenai dinamika internal yang terjadi.

Spelling menjelaskan bahwa dirinya tidak ingin mengambil keputusan atau memberikan pernyataan dalam keadaan emosional yang tidak stabil. “Anda tentu ingin benar-benar meluangkan waktu—benar-benar menilai, benar-benar merenung—dan kemudian dapat menyuarakan kebenaran Anda dengan cara yang bijaksana,” ungkap aktris berusia 51 tahun tersebut, “daripada bersikap reaktif.” Meski tidak lagi menjadi bagian dari proyek tersebut, ia tetap mengajak para penggemar untuk terus mendukung podcast yang dipandu oleh Garth bersama produser Amy Sugarman.

Tanggapan Pihak Produksi dan Jennie Garth

Kepergian Spelling tentu meninggalkan kekosongan tersendiri bagi kelanjutan program audio yang sudah berjalan sejak tahun 2020 ini. Produser dari iHeartMedia, Amy Sugarman, menegaskan bahwa keputusan untuk mundur sepenuhnya berada di tangan Spelling tanpa adanya paksaan dari pihak mana pun. Sugarman menyebutkan bahwa Spelling memberi tahu pihak manajemen sekitar dua minggu sebelum pengumuman resmi dibuat, sebuah keputusan yang diyakini sangat berat bagi sang aktris.

Di sisi lain, Jennie Garth tidak menampik adanya rasa sedih karena harus melanjutkan sisa musim pembahasan serial populer tersebut tanpa kehadiran sahabat lamanya. Melalui salah satu episode terbarunya, Garth mengungkapkan kekecewaan namun tetap menunjukkan kedewasaan sikap. “Kami memulai ini bersama-sama,” ujar Garth secara jujur. Kendati demikian, ia mengaku tetap bahagia karena Spelling berani mengambil keputusan terbaik untuk dirinya sendiri, dengan menyatakan bahwa ia ikut bersemangat melihat sang sahabat memilih jalannya sendiri.

Rekam Jejak Konflik Klasik di Balik Layar

Rumor ketegangan antara Spelling dan Garth sebenarnya bukan hal baru bagi para pengikut setia Beverly Hills, 90210 sejak era penayangannya pada dekade silam. Sepanjang sejarah produksinya, drama remaja ikonik ini memang kerap diwarnai dengan konflik intens antar-pemain di balik layar kaca, termasuk perseteruan sengit masa lalu antara Garth dengan mendiang Shannen Doherty yang sempat dilerai oleh Spelling.

Garth sendiri pernah menuliskan dalam memoarnya tentang bagaimana dinamika emosional remaja di lokasi syuting sering kali memicu gesekan hebat yang melelahkan fisik dan mental. Meski demikian, seiring berjalannya waktu, kedewasaan membuat hubungan para pemeran utama ini membaik hingga mereka dapat merintis proyek bersama kembali. Mundurnya Spelling kini menjadi babak baru yang memicu rasa penasaran publik mengenai bagaimana kelanjutan relasi personal kedua aktris tersebut di kehidupan nyata.