Viola Davis Raih Penghargaan Gregory Peck di San Diego Film Festival

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Viola Davis pemenang Oscar 2017.
zoom-in-whitePerbesar
Viola Davis pemenang Oscar 2017.

Viola Davis, aktris penerima predikat EGOT, dijadwalkan menerima penghargaan Gregory Peck Award for Cinematic Excellence dalam pergelaran San Diego International Film Festival 2026. Apresiasi ini diberikan berkat kontribusi besarnya di industri hiburan serta aksi sosialnya di luar layar lebar.

Gelaran festival film yang memasuki tahun ke-25 ini juga menyiapkan sejumlah agenda besar lainnya, termasuk pemutaran restorasi 4K film animasi klasik Princess Mononoke karya Hayao Miyazaki.

Dedikasi Viola Davis di Dalam dan Luar Layar Lebar

Penghargaan Gregory Peck diberikan kepada figur yang dinilai memberikan kontribusi abadi bagi dunia sinema. Bagi penyelenggara festival, sosok Viola Davis tidak hanya dikenal lewat aktingnya yang kuat, melainkan juga perannya sebagai produser, aktivis, filantropis, dan penulis buku terlaris.

Dilansir Variety, CEO sekaligus Direktur Artistik San Diego International Film Festival, Tonya Mantooth, menyampaikan kekagumannya terhadap Davis. “Viola Davis adalah salah satu seniman paling luar biasa di masa kita,” ungkap Mantooth. Ia menambahkan bahwa penampilan Davis selalu membawa kekuatan dan kebenaran dalam setiap karakter, sementara kerja sosialnya di luar layar ikut membantu membuka peluang bagi banyak orang.

Penyerahan piala ini akan dilakukan oleh Cecilia Peck dalam acara Night of the Stars Tribute pada 13 Oktober mendatang. Momen tersebut sekaligus menjadi pembuka rangkaian festival yang berlangsung hingga 18 Oktober di San Diego, California, dengan film The Debut karya Jesse Eisenberg terpilih sebagai pembuka festival.

Kembalinya Princess Mononoke dalam Format Restorasi 4K

Selain kabar penghargaan untuk Davis, pencinta film juga dimanjakan dengan kembalinya film fantasi epik Princess Mononoke ke layar bioskop. Langkah ini merupakan bagian dari Studio Ghibli Fest 2026 yang diinisiasi oleh GKIDS dan Fathom Entertainment.

Penonton akan disuguhkan versi restorasi 4K yang dijadwalkan tayang terbatas mulai 26 hingga 30 September. Pemutaran ini menyediakan dua pilihan format, yakni audio asli bahasa Jepang dengan takarir bahasa Inggris, serta versi sulih suara (dubbing) bahasa Inggris.

Menghidupkan Kembali Klasik Studio Ghibli

Kisah film ini berfokus pada perjalanan prajurit muda bernama Ashitaka yang terjebak dalam konflik antara Lady Eboshi dari Iron Town dan sosok misterius Princess Mononoke. Cerita lingkungan dan kemanusiaan yang mendalam ini membuat karya Hayao Miyazaki tersebut tetap relevan melintasi dekade.

Untuk versi sulih suara bahasa Inggris, film ini didukung oleh deretan aktor ternama seperti Gillian Anderson, Billy Crudup, Claire Danes, Minnie Driver, Jada Pinkett Smith, hingga Billy Bob Thornton. Penayangan ulang ini diharapkan dapat menggaet generasi baru penonton yang belum sempat menyaksikannya di layar lebar.