Konten dari Pengguna

PKM Universitas Pamulang: Edukasi Instalasi Windows Di Panti Asuhan Nurul Badri

Wendy Kautsar

Wendy Kautsar

saya kuliah di universitas pamulang jurusan informatika teknologi, dan juga bekerja di perusahaan outsourcing yaitu PT.RESIK CEMERLANG dan di tempatkan di perusahaan DNV. sebagai GENERAL SERVIS, atau OFFICE BOY.

·waktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Wendy Kautsar tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Teknik Informatika Uiversitas Pamulang dan Siswa-Siswi SMP Panti Asuhan Nurul Badri(Dokumen Pribadi)
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa Teknik Informatika Uiversitas Pamulang dan Siswa-Siswi SMP Panti Asuhan Nurul Badri(Dokumen Pribadi)

Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Pamulang Bersama Siswa-Siswi SMP Panti Asuhan Nurul Badri Menjelajah Dunia Teknologi

Hari itu, mentari bersinar cerah di langit Bekasi Barat. Di Panti Asuhan Nurul Badri, suasana penuh semangat menyambut kedatangan tim Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Universitas Pamulang. Anak-anak panti, dengan senyum ceria dan rasa ingin tahu yang besar, bersiap mengikuti kegiatan edukasi bertajuk “Edukasi Instalasi Windows”. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang belajar teknologi, tetapi juga menjadi momen penuh kehangatan dan kebersamaan.

Siswa-Siswi SMP Panti Asuhan Nurul Badri mengikuti sesi ice Breaking yang di pandu tim PKM Universitas Pamulang.(Dokumen pribadi)

Awal yang Penuh Cerita: Ice Breaking untuk Menjalin Keakraban

“Siapa di sini yang suka bermain game di komputer?” Pertanyaan itu menjadi pembuka sesi ice breaking, diiringi dengan senyum hangat dari fasilitator. Tangan-tangan mungil segera terangkat, disertai cerita seru tentang game favorit mereka. Dari “Minecraft” hingga “Among Us”, anak-anak berbagi pengalaman mereka dengan penuh antusiasme.

Untuk mencairkan suasana, tim fasilitator juga mengajak mereka bermain kuis logika sederhana. Tawa riuh terdengar ketika salah satu anak dengan percaya diri menjawab pertanyaan, meskipun jawabannya sedikit meleset. Namun, kesalahan itu tidak membuat mereka malu; justru, mereka semakin bersemangat untuk mencoba lagi.

Ice breaking ini menjadi lebih dari sekadar permainan. Ini adalah jembatan untuk membangun keakraban dan kenyamanan, sehingga anak-anak merasa percaya diri untuk berinteraksi dan belajar.

Tim PKM UNPAM sedang menjelaskan langkah-langkah instalasi Windows kepada Siswa-Siswi SMP Panti Asuhan Nurul Badri

Membuka Jendela Pengetahuan: Pemaparan Materi Instalasi Windows

Setelah suasana mencair, kegiatan berlanjut ke sesi pemaparan materi. Fasilitator membuka dengan penjelasan dasar mengenai apa itu sistem operasi Windows. Dengan gaya bahasa sederhana dan diselingi humor ringan, mereka menjelaskan peran Windows dalam mengoperasikan komputer.

“Bayangkan, Windows itu seperti otak komputer. Tanpa otak, komputer tidak akan bisa berpikir atau bekerja,” kata salah satu fasilitator, membuat anak-anak tertawa kecil. Penjelasan ini membawa pemahaman baru bagi mereka yang sebelumnya hanya menggunakan komputer tanpa mengetahui bagaimana cara kerjanya.

Fasilitator juga memaparkan manfaat menguasai keterampilan instalasi Windows, seperti:

  • Menghemat Biaya

    Anak-anak belajar bahwa dengan kemampuan ini, mereka tidak perlu membayar teknisi untuk memperbaiki atau menginstal ulang komputer.

  • Kemandirian Teknologi

    Dengan menguasai teknologi, mereka dapat menyelesaikan masalah kecil tanpa bantuan orang lain.

  • Peluang Masa Depan:

    Literasi digital menjadi keterampilan penting yang dapat membuka banyak pintu kesempatan, baik di dunia pendidikan maupun pekerjaan.

Selain itu, fasilitator menunjukkan langkah-langkah persiapan instalasi, mulai dari membuat USB bootable hingga mengatur BIOS. Mereka juga menjelaskan pentingnya pembagian partisi hard disk untuk menjaga data penting tetap aman selama proses instalasi.

Pengalaman Tak Terlupakan: Praktik Langsung Instalasi Windows

“Sekarang giliran kalian mencoba,” ujar fasilitator sambil mengarahkan anak-anak ke meja praktik. Wajah mereka menunjukkan antusiasme sekaligus rasa gugup. Dengan penuh semangat, mereka mulai mengikuti langkah-langkah yang telah diajarkan.

Salah satu anak, Fikri, terlihat kebingungan saat harus mengatur BIOS. Namun, dengan bimbingan fasilitator, ia berhasil menyelesaikan langkah tersebut. “Ternyata tidak sesulit yang aku pikirkan,” ujarnya dengan senyum lebar.

Praktik langsung ini memberikan pengalaman belajar yang mendalam. Anak-anak tidak hanya menghafal teori, tetapi juga memahami prosesnya melalui pengalaman nyata. Kesalahan kecil yang mereka temui selama praktik menjadi pelajaran berharga yang membuat mereka semakin percaya diri.

Peserta bersemangat mengajukan pertanyaan selama sesi tanya jawab, didukung dengan apresiasi berupa hadiah menarik dari tim PKM. (dokumentasi pribadi)Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "PKM Universitas Pamulang : Edukasi Instalasi Windows Pada Siswa Siswi SMP Panti Asuhan Nurul Badri", Klik untuk baca:https://www.kompasiana.com/karma5832/675dc27e34777c60295f6692/pkm-universitas-pamulang-edukasi-instalasi-windows-pada-siswa-siswi-smp-panti-asuhan-nurul-badri?page=2&page_images=1Kreator: Barry VasyahKompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Membangun Keberanian: Sesi Tanya Jawab dengan Hadiah Menarik

Setelah sesi praktik, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Anak-anak diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan tentang hal-hal yang belum mereka pahami. Untuk memotivasi mereka, tim PKM menyediakan hadiah menarik bagi siapa saja yang berani bertanya.

“Apa yang harus dilakukan jika USB bootable tidak terbaca?” tanya salah satu peserta dengan penuh rasa ingin tahu. Fasilitator menjawab dengan sabar, menjelaskan langkah-langkah untuk memeriksa pengaturan BIOS atau mencoba USB di port lain.

Pertanyaan-pertanyaan lain, seperti cara membagi partisi hard disk atau mengatasi error saat instalasi, menunjukkan betapa seriusnya anak-anak dalam memahami materi. Hadiah berupa alat tulis dan buku catatan diberikan sebagai apresiasi atas keberanian mereka bertanya.

Ketua Panti Asuhan Nurul Badri, Ibu Sutinah, M.Pd., menerima plakat penghargaan. (dokumentasi pribadi)Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "PKM Universitas Pamulang : Edukasi Instalasi Windows Pada Siswa Siswi SMP Panti Asuhan Nurul Badri", Klik untuk baca:https://www.kompasiana.com/karma5832/675dc27e34777c60295f6692/pkm-universitas-pamulang-edukasi-instalasi-windows-pada-siswa-siswi-smp-panti-asuhan-nurul-badri?page=2&page_images=1Kreator: Barry VasyahKompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Akhir yang Menginspirasi: Penutupan dengan Penuh Makna

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat penghargaan kepada Ketua Panti, Ibu Sutinah, M.Pd., sebagai bentuk terima kasih atas kerja sama dan dukungan penuh dari pihak panti asuhan. Dalam sambutannya, Ibu Sutinah menyampaikan rasa terima kasih kepada tim Universitas Pamulang.

“Ilmu yang diberikan ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami. Semoga mereka dapat memanfaatkannya untuk masa depan yang lebih baik,” ujar beliau dengan penuh haru.

Penutupan dilengkapi dengan sesi foto bersama antara tim PKM dan peserta. Anak-anak, dengan senyum ceria, menunjukkan kebahagiaan mereka setelah mengikuti kegiatan ini. Foto tersebut menjadi kenang-kenangan indah yang akan selalu dikenang oleh semua pihak yang terlibat.

Momen hangat saat tim PKM Universitas Pamulang berfoto bersama dengan anak-anak Panti Asuhan Nurul Badri. (dokumentasi pribadi)Konten ini telah tayang di Kompasiana.com dengan judul "PKM Universitas Pamulang : Edukasi Instalasi Windows Pada Siswa Siswi SMP Panti Asuhan Nurul Badri", Klik untuk baca:https://www.kompasiana.com/karma5832/675dc27e34777c60295f6692/pkm-universitas-pamulang-edukasi-instalasi-windows-pada-siswa-siswi-smp-panti-asuhan-nurul-badri?page=2&page_images=1Kreator: Barry VasyahKompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas.Tulis opini Anda seputar isu terkini di Kompasiana.com

Kesimpulan: Membuka Mata Generasi Muda Terhadap Teknologi

Program “Edukasi Instalasi Windows” yang diadakan oleh Universitas Pamulang bukan hanya sekadar kegiatan belajar, tetapi juga sebuah langkah nyata untuk membuka mata generasi muda terhadap teknologi. Dengan bekal keterampilan ini, anak-anak Panti Asuhan Nurul Badri kini memiliki modal penting untuk menghadapi tantangan di era digital.

Kegiatan ini juga menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk turut serta mendukung pendidikan teknologi di Indonesia. Dengan semangat kebersamaan, kita dapat menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi mendatang. Seperti yang terlihat hari itu, kebersamaan dan ilmu dapat mengubah kehidupan, satu langkah kecil dalam dunia teknologi, tetapi sebuah lompatan besar menuju masa depan.

Wendy Kautsar, mahasiswa Teknik Informatika UNPAM