Konten dari Pengguna

Mengulik Fitur Kamera Ponsel Buatan Google

WIDDHI MEIVIAWAN

WIDDHI MEIVIAWAN

Mahasiswa D3 Teknik Telekomunikasi Institut Teknologi Telkom Purwokerto

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari WIDDHI MEIVIAWAN tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Modul kamera Google Pixel 6 Pro | Foto : Twitter @madebygoogle
zoom-in-whitePerbesar
Modul kamera Google Pixel 6 Pro | Foto : Twitter @madebygoogle

Oktober lalu, Google meluncurkan smartphone terbarunya yaitu Pixel 6 dan Pixel 6 Pro. Selain chipset khusus baru dan peningkatan hardware lainnya, Google telah menambahkan serangkaian fitur kamera bertenaga AI yang memanfaatkan sistem dua dan tiga kamera di dalam Google Pixel 6 dan Pixel 6 Pro.

Sebelum masuk ke fitur kamera yang baru, mari kita lihat hardware kamera di dalam Pixel 6 dan Pixel 6 Pro. Modul kamera wide di dalam kedua perangkat menggunakan sensor 50MP 1/1,31” (1,2µm pixel) dan menawarkan panjang fokus setara full-frame 26mm dengan aperture F1.85. Modul kamera ultrawide di dalam kedua perangkat memiliki sensor 12MP (1,25µm pixel) dan menawarkan field of view 114 derajat dengan aperture F2.2. Modul kamera telefoto 4x, yang eksklusif untuk Pixel 6 Pro, menggunakan sensor 48MP 1/2” (0,8µmpixel) dan menawarkan Panjang fokus setara full-frame 104mm dengan aperture F3.5.

Untuk perekaman video, Pixel 6 dan 6 Pro dapat merekam video HDR hingga 4K60p menggunakan teknologi HDRnet untuk menarik dynamic range dari sensor. Smartphone ini juga menawarkan perekaman 240 frame per detik pada resolusi 1080p.

Seperti yang diharapkan dari Google, hardware kamera hanyalah sebagian kecil faktor yang mempengaruhi hasil foto. Google juga telah menambahkan serangkaian fitur kamera bertenaga AI, dengan dibantu oleh chipset Tensor di dalam perangkat Pixel 6 dan Pixel 6 Pro.

Fitur Magic Eraser | Foto Twitter @madebygoogle

Fitur pertama adalah Magic Eraser. Seperti namanya, fitur ini berfungsi untuk menghilangkan elemen gambar yang tidak diinginkan, seperti orang di latar belakang atau benda yang ada di dalam foto. Namun, tidak seperti alat Healing Brush yang biasa kita lihat di Adobe Photoshop dan program editing foto lainnya, Magic Eraser mengambil langkah lebih jauh dengan secara otomatis dengan mendeteksi apa yang dianggapnya sebagai elemen yang mengganggu dan menyarankannya kepada pengguna untuk dihapus. Jika fitur ini tidak secara otomatis mendeteksi elemen yang ingin Anda hapus, cukup sentuh elemen yang tidak diinginkan dan Magic Eraser akan menghapusnya, mengisi ruang menggunakan teknologi pengisian bertenaga AI. Fitur ini dapat berfungsi dengan foto baru dan lama, serta foto yang diambil di aplikasi kamera pihak ketiga.

Fitur Real Tone | Foto : Twitter @madebygoogle

Peningkatan AI besar berikutnya bukan tentang mode atau gaya pemotretan tertentu dan lebih terfokus pada pemrosesan gambar mendasar yang secara historis telah diabaikan oleh produsen kamera. Fitur ini disebut Real Tone dan tujuannya adalah untuk menyoroti nuansa semua warna kulit secara merata.

Fitur pada pemrosesan gambar secara historis lebih condong ke kulit yang lebih terang, hal ini terjadi karena kumpulan gambar yang digunakan perusahaan untuk melatih algoritme pembelajaran mesin mereka, yang seringkali menampilkan foto dengan subjek yang sebagian besar berkulit terang. Untuk membuat saluran pemrosesan gambar yang lebih adil, Google bekerja dengan berbagai fotografer black, Indigenous and people of color (BIPOC) untuk mengumpulkan ribuan gambar untuk membuat kumpulan gambar yang menurut Google 25 kali lebih beragam daripada kumpulan data sebelumnya. Kumpulan data ini kemudian digunakan untuk melatih alur kerja pengambilan dan pemrosesan baru di perangkat Google Pixel 6 dan Pixel 6 Pro.

Hasilnya adalah pemrosesan gambar yang lebih mewakili rentang warna kulit yang lebih beragam, serta pengalaman pengambilan gambar yang lebih baik yang mendeteksi wajah individu BIPOC dengan lebih akurat dan meningkatkan white balance otomatis dan eksposur otomatis saat mengambil foto subjek BIPOC.

Google Pixel 6 dan Google Pixel 6 Pro | Foto : Twitter @madebygoogle

Google Pixel 6 dan Google Pixel 6 Pro adalah ponsel generasi ke-6 buatan Google. Ponsel ini dibekali prosesor buatan Google sendiri yang dinamai Google Tensor chip. Dengan ‘otak’ yang baru smartphone ini dapat memberikan fitur – fitur canggih dan modern yang sebelumnya tidak bisa dilakukan pada smartphone. Pixel 6 dijual di Amerika dengan harga mulai dari $599 untuk model 128GB dan tersedia untuk dipesan dalam warna Sorta Seafoam, Kinda Coral, dan Stormy Black. Sedangkan Pixel 6 Pro dijual dengan harga mulai dari $899 untuk model 128GB dan tersedia untuk dipesan dalam warna Cloudy White, Sorta Sunny, dan Stormy Black.