ADA APA DENGAN DUNIA PENDIDIKAN DI TIONGKOK?

Konten dari Pengguna
29 Januari 2019 10:35
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari Widy Wirasugema tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADA APA DENGAN DUNIA PENDIDIKAN DI TIONGKOK? (54814)
zoom-in-whitePerbesar
Pada minggu lalu saya sudah menuliskan mengenai bagaimana Jepang sangat fokus pada pendidikan. Saat ini saya akan membahas sedikit mengenai Tiongkok dengan dunia pendidikannya. Sudah bukan rahasia lagi bahwa Tiongkok dan Jepang hingga kin masih dianggap sebagai dua negara dengan pendidikan terbaik di dunia. Keunggulan Tiongkok dalam bidang pendidikan buka baru terjadi di era modern seperti sekarang.
ADVERTISEMENT
Dalam sejarahnya, Tiongkok memang telah mempunyai sistem pendidikan yang sangat baik. Adapun pada kasus Jepang, pendidikan baru mengalami kebangkitan setelah terjadinya Restorasi Meiji. Pedidikan di Jepang kemudian berkembang dengan pesat yang diikuti dengan perbaikan di berbagai bidang - bidang lainnya, bahkan tanpa disadari mampu mengalahkan Amerika Serikat. Karenanya, tidak lagi mengherankan jika Amerika Serikat cukup banyak mendatangkan guru-guru yang berasal dari Jepang untuk memberikan bimbingan mengenai cara mengajar yang baik sebagai faktor pendorong keberhasilan mereka.
Tiongkok memberikan pembuktian kehebatan pendidikan negeri tirai bambu ialah pelajar pendidikan menengah di Shanghai menduduki peringkat pertama dunia dalam kategori sistem pendidikan terbaik. Hal ini diketahui berdasarkan hasil sebuah survey standar pendidikan, yaitu Program for International Student Assessment (PISA) terhadap 34 negara di dunia. Tes yang diselenggarakan oleh OECD (Organization for Economic Cooperation and Development) tersebut melibatkan para pelajar berusia 15 tahun dan mata pelajaran yang diujikan adalah matematika, membaca, dan sains. Dalam hasil survey didapatkan bahwa Shanghai menduduki peringkat teratas secara keseluruhan. Begitu pula secara spesifik dalam bidang matematika dan membaca.
ADVERTISEMENT
Sebagai yang terbaik, Tiongkok mempunyai skor yang sangat tinggi melampaui pesaing-pesaingnya, terutama Amerika Serikat. Skor pelajar Shanghai tersebut adalah 570. Padahal, nilai standar untuk masing-masing bidang studi 494 untuk matematika, 496 untuk membaca dan 501 untuk sains. Angka pelajar Shanghai tersebut berada di atas rata-rata (standar) OECD.
Selain Shanghai yang merupakan bagian integral dari Tiongkok, Hongkong (yang notabene merupakan daerah otonomi Tiongkok) juga menduduki peringkat teratas kedua. Hongkong mendapatkan skor 545. Adapun di posisi tiga ditempati oleh negara kecil tetangga Indonesia, yaitu Singapura dengan skor 542 (Indonesia hanya menduduki urutan ke-33 dan peringkat paling bawah ditempati Peru).
Beberapa fakta tersebut memberi penegasan kepada dunia bahwa Tiongkok adalah negara yang sukses dalam mengemban tujuan pendidikannya. Dalam hal ini, tujuan utama pendidikan Tiongkok adalah mempersiapkan pelajar untuk mengembangkan dirinya dalam dimensi moral, intelektual, fisik, serta estetika sesuai dengan bidang pekerjaannya kelak. Hal ini dimaksudkan agar mereka bisa menjadi pekerja spesialis yang memiliki idealisme, terdidik dan berbudaya, memiliki karakter kuat, serta disiplin.
ADVERTISEMENT