Kumparan Logo

BCA Digital Gandeng Pegadaian, Perluas Layanan Investasi Emas di Aplikasi blu

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Bisnis BCA Digital Aditya Wahyu Windarwo (kiri) dan Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian Yos Iman Jaya Dappu (kanan) dalam gelaran Media Gathering Peluncuran bluEmas di Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026).  Foto: Widya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Bisnis BCA Digital Aditya Wahyu Windarwo (kiri) dan Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian Yos Iman Jaya Dappu (kanan) dalam gelaran Media Gathering Peluncuran bluEmas di Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2026). Foto: Widya/kumparan

PT Bank Digital BCA (BCA Digital) menggandeng PT Pegadaian (Persero) untuk memperluas akses investasi emas digital melalui fitur bluInvest Emas di aplikasi blu.

Kolaborasi ini memungkinkan nasabah melakukan investasi emas melalui layanan digital, mulai dari pembukaan rekening Tabungan Emas Pegadaian hingga transaksi jual-beli dan pemantauan portofolio.

“Sekarang sudah ada tabungan emas by Pegadaian di blu by BCA Digital aplikasi. Buat anak muda yang mau investasi emas, bisa langsung coba bluInvest emas dengan praktis dan aman di aplikasi blu Digital,” kata Direktur Bisnis BCA Digital Aditya Wahyu Windarwo dalam gelaran Media Gathering Peluncuran bluEmas di Jakarta Pusat, Jumat (18/9).

Direktur Teknologi Informasi dan Digital PT Pegadaian Yos Iman Jaya Dappu membeberkan melalui bluInvest Emas, nasabah dapat mulai berinvestasi dengan nominal Rp 10.000.

Layanan tersebut juga mencakup transaksi jual-beli emas juga pemantauan nilai portofolio melalui aplikasi blu. Selain itu, nasabah dapat mengajukan pencetakan emas fisik melalui aplikasi Tring milik Pegadaian.

“Pegadaian membawa gold-nya dan membawa trust-nya. blu by BCA digital itu membawa digital experience-nya dan reach-nya. Dan sama-sama kita akan buat supaya gold itu more accessible. Melalui bluInvest Emas, bahkan pembukaan rekening dan pembelian emas dapat dimulai dari Rp 10.000,” jelasnya.

Dalam peluncuran bluInvest Emas, BCA Digital dan Pegadaian juga menyediakan promo cashback saldo blu senilai Rp 50.000 bagi nasabah yang melakukan pembelian emas minimal Rp 500.000 menggunakan kode promo LAUNCHEMAS26.

Promo tersebut berlaku pada 18–30 September 2026, dengan kuota terbatas dan hanya dapat digunakan satu kali oleh setiap nasabah sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku.

Kelolaan Tabungan Emas Pegadaian Tembus 20 Ton

Pengunjung menyaksikan emas yang dipamerkan pada Pekan Raya Pegadaian di Medan, Sumatera Utara, Kamis (12/10/2023). Foto: ANTARA FOTO/Yudi

Yos Iman juga mengungkapkan total kelolaan emas Pegadaian telah mencapai 155 ton. Dari jumlah tersebut, kelolaan melalui produk Tabungan Emas telah melampaui 20 ton atau jika dipersentasikan mencapai lebih dari 12,90 persen.

"Kalau ditanya total kelolaan emas kita itu ada di angka 155 ton. Kalau untuk tabungan emasnya saja itu udah lebih dari 20 ton sampai hari ini," kata Yos.

Dia juga menyebut Tabungan Emas menjadi produk yang paling banyak diminati dalam layanan Bank Emas Pegadaian saat ini.

Pegadaian Sebut Transaksi Beli Emas Naik Saat Harga Menguat

Pegadaian juga mencatat jumlah transaksi pembelian emas meningkat ketika harga emas kembali menguat. Yos Iman menyebut perilaku masyarakat yang masih mengikuti tren kenaikan harga atau FOMO menjadi salah satu pengamatan perusahaan.

“Mayoritas masyarakat Indonesia masih FOMO, jadi jumlah orang yang beli emas pada saat harga emas turun justru turun. Di sistem kita bilang beberapa hari terakhir begitu harga emas mulai naik lagi jumlah transaksi yang beli emas naik lagi,” jelasnya.

Yos Iman kemudian mengingatkan masyarakat untuk memanfaatkan momentum penurunan harga emas sebagai kesempatan membeli. Menurut Yos, emas sebaiknya dipandang sebagai instrumen investasi jangka panjang, bukan untuk diperdagangkan dalam jangka pendek.

Dia menyarankan masyarakat mempersiapkan investasi emas untuk proyeksi tiga hingga lima tahun ke depan. Selain itu dia juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan dana yang memang dialokasikan untuk investasi, bukan uang yang dibutuhkan untuk dana darurat.

“Pertama punya duit langsung sisain (untuk beli emas). Jangan dipikirin harga emas naik turun nih, jangan dipikir emas itu bukan untuk bulanan apalagi harian, emas itu adalah proyeksi untuk 3 sampai 5 tahun ke depan dan pakailah ketika memang benar-benar membutuhkan,” terangnya.

Pegadaian Ungkap Unit ETF Emas yang Dirilis Langsung Habis

Yos Iman juga mengungkap peningkatan minat masyarakat terhadap produk Exchange-Traded Fund (ETF) emas sejak diluncurkan di pasar modal Indonesia pada Senin (10/8). Menurut dia setiap kali jumlah unit ETF emas dirilis, unit tersebut langsung habis.

“Peningkatan sudah ada, sekarang tinggal masalah bagaimana MI-MI Manajer Investasi itu bener-bener ngomong ke nasabah. Tapi datanya di internal kami setiap kali di launch dirilis jumlah unitnya itu langsung habis. Itu membuktikan memang minat terhadap emas Itu saat ini dan luar biasa,” terangnya.

Produk ETF emas resmi diluncurkan di pasar modal Indonesia pada Senin (10/8). Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi atau yang akrab disapa Kiki mengatakan kehadiran ETF emas merupakan cita-cita yang telah dikaji selama 10–15 tahun.

Peluncuran ETF emas menjadi bagian dari perluasan pasar bullion sekaligus langkah pendalaman pasar modal secara terintegrasi. Produk tersebut juga telah memperoleh kesesuaian dengan prinsip syariah berdasarkan fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia (DSN-MUI).

Kiki menyebut ETF emas dapat menjadi alternatif investasi bagi masyarakat yang ingin berinvestasi emas secara lebih praktis.