IHSG Diproyeksi Lanjutkan Koreksi, Harga Minyak dan Rupiah Jadi Sentimen

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan kembali melemah pada perdagangan Jumat (25/9). IHSG ditutup melemah 1,20 persen ke level 6.298,61 pada perdagangan Kamis (24/9).
Analis Phintraco Sekuritas melihat secara teknikal, IHSG juga ditutup di bawah level MA5 dan MA100. Histogram MACD masih bergerak di area negatif dan Stochastic RSI berada di area oversold.
“Diperkirakan IHSG kembali uji level 6,186-6,200 pada perdagangan Jumat (25/9),” tulis analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya, Jumat (25/9).
Dari sisi domestik, jumlah uang beredar dalam arti luas (M2) Indonesia meningkat 8,2 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp 10.448,1 triliun pada Agustus 2026. Pertumbuhan tersebut sedikit melambat dibandingkan 8,3 persen yoy pada Juli 2026.
Perlambatan pertumbuhan M2 didorong oleh pertumbuhan uang beredar dalam arti sempit (M1) yang melambat menjadi 9 persen dari 10 persen. Sementara itu, pertumbuhan uang kuasi meningkat menjadi 6,5 persen dari 5,6 persen.
Pertumbuhan giro rupiah juga melambat menjadi 7,1 persen dari 10,9 persen. Di sisi lain, tabungan rupiah yang dapat ditarik sewaktu-waktu tumbuh lebih cepat menjadi 8,9 persen dari 6,8 persen.
Tagihan bersih kepada pemerintah pusat mengalami kontraksi 7 persen, berbalik dari pertumbuhan 4,6 persen pada bulan sebelumnya.
Phintraco Sekuritas menilai peningkatan M2 mencerminkan likuiditas domestik yang tetap solid, terutama ditopang pertumbuhan kredit perbankan yang mencapai 13,3 persen secara tahunan.
“Selain itu, pergeseran dana ke tabungan rupiah serta peningkatan uang kuasi menunjukkan bahwa pelaku ekonomi kini lebih adaptif dalam mengelola likuiditas jangka pendek sekaligus memanfaatkan tingkat suku bunga simpanan yang kompetitif,” tambah analis Phintraco Sekuritas dalam risetnya.
Kombinasi pertumbuhan kredit dan likuiditas tersebut menjadi sentimen bagi saham sektor perbankan besar dan konsumer. Sementara itu, kenaikan harga minyak berpotensi menjadi sentimen positif bagi saham sektor energi dan saham terkait.
Phintraco Sekuritas merekomendasikan saham ENRG, MEDC, ELSA, AKRA, dan ANTM untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Jumat (25/9).
Analis MNC Sekuritas mencatat IHSG terkoreksi 1,2 persen ke level 6.298 dan disertai tekanan jual. Koreksi tersebut juga membuat IHSG menembus level MA60.
“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave a dari wave (x), sehingga IHSG akan menguji dahulu rentang area 6,208-6,258. Area penguatan terdekat IHSG berada di 6,322-6,344,” tulis analis MNC Sekuritas dalam risetnya, Jumat (25/9).
MNC Sekuritas merekomendasikan saham INCO, MDKA, SSIA, dan TAPG untuk diperhatikan sepanjang perdagangan Jumat (25/9).
##########
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual suatu produk investasi tertentu.
