Kumparan Logo

3 Tol yang Diprediksi Jasa Marga Kritis Saat Mudik Lebaran

kumparanBISNISverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tol Jakarta-Cikampek (Foto: Risky Andrianto/ANTARA)
zoom-in-whitePerbesar
Tol Jakarta-Cikampek (Foto: Risky Andrianto/ANTARA)

PT Jasa Marga Tbk (JSMR) telah menyiapkan sejumlah strategi guna mengatasi arus mudik Lebaran, terutama di ruas jalan tol Jabodetabek yang kepadatannya dinilai sudah kritis.

Direktur Utama Jasa Marga Desi Arryani menyebut, setidaknya ada tiga ruas jalan tol yang kondisinya cukup padat saat musim mudik Lebaran tahun ini, yaitu ruas tol Jakarta-Cikampek, Jakarta-Bogor-Ciawi (Jagorawi) dan Jakarta-Tangerang.

Desi menjelaskan, kepadatan ruas tol Jakarta-Cikampek disebabkan karena jalan tol ini merupakan akses utama menuju keluar Jakarta. Sedangkan kepadatan Jagorawi lebih disebabkan karena tumpukan kendaraan menuju kawasan rekreasi Puncak. Sementara itu, ruas jalan tol Jakarta-Tangerang juga diprediksi akan mengalami kepadatan karena merupakan akses utama menuju Pelabuhan Merak, Banten.

"Tiga ruas ini yang betul-betul sangat dipertajam, terutama untuk Jakarta-Cikampek. Tahun lalu saja Jakarta-Cikampek sudah padat, sebelum dirusuhi oleh LRT. Setelah dirusuhi oleh LRT, enggak selesai juga, dirusuhi oleh kami (Jasa Marga) dengan proyek Jakarta-Cikampek Elevated," kata Desi saat menghadiri acara "Sinergi BUMN Infrastruktur" di Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (29/5).

Untuk itu, Jasa Marga akan menjalankan beberapa strategi bekerja sama dengan Kementerian Perhubungan dan Korlantas Polri. Seperti saat H-10 Lebaran, aktivitas seluruh proyek yang berjalan di sepanjang Jakarta-Cikampek, seperti LRT dan proyek Jakarta-Cikampek Elevated akan dihentikan untuk menunjang kelancaran arus mudik.

Jalan tol Cikampek terpantau lancar (Foto: Risky Andrianto/Antara)
zoom-in-whitePerbesar
Jalan tol Cikampek terpantau lancar (Foto: Risky Andrianto/Antara)

Selain itu, menurutnya rest area juga menyumbangkan kemacetan yang luar biasa. Sehingga pihaknya juga akan menyediakan parking bay yang memiliki fasilitas parkir, toilet dan musala.

"Ini akan kita sediakan 5 titik di jalur Jakarta-Cikampek, dan 1 di Palimanan," paparnya.

Jasa Marga juga akan melakukan pemasangan alat pendeteksi kendaraan yang dapat menunjukkan kondisi jalan saat memasuki kepadatan.

"Sudah dipasang alat sensor yang dapat mendeteksi kalau kelambatan dari kendaraan sudah kurang dari sekian km per jam misalnya, di beberapa tempat dialihkan. Itu akan kordinasi saat hari H," jelas Desi.

Jasa Marga juga menyiapkan promosi khusus untuk meningkatkan penetrasi e-toll, atau pembayaran tol menggunakan uang elektronik. Penggunaan e-toll diprediksi dapat mempercepat transaksi di gerbang tol.

"Kami akan berikan diskon. Di mana aja di ruas Jasa Marga didiskon sampai 20 persen, dari H-4 sampai H+4," ujarnya.