Pedagang Mengeluh Harga Bawang Putih Mulai Meroket

Setelah polemik kenaikan harga cabai rawit merah mereda, kini gantian bawang putih. Harga bawang putih di tingkat eceran naik tajam dalam dua pekan terakhir. Kini pedagang pasar tradisional membanderol harga bawang putih rata-rata Rp 50.000 sampai Rp 60.000 per kg.
Linah (50), salah seorang pedagang bawang putih di Pasar Ciputat, Jakarta Selatan mengeluh atas kenaikan harga jual bawang putih. Tingginya harga bawang putih bisa menggerus penjualan.
"Dulu mah biasanya sehari abis 2 sampai 3 kg. Sekarang ini saja sudah 5 hari enggak sampai habis 3 kg," keluh Linah kepada kumparan (kumparan.com), Senin (8/5).
Menurut Linah, tren harga bawang putih memang sedang mengalami kenaikan. Jika sebelumnya Linah menjual bawang putih jenis kating Rp 45.000 per kg, sekarang menjadi Rp 65.000 per kg. Sedangkan untuk bawang putih jenis banci dibanderol Rp 40.000 per kg sekarang menjadi Rp 50.000 per kg.
"Dulu mah paling banyak dicari jenis bawang kating karena wangi dibandingkan bawang putih jenis banci," jelas Linah.

Sementara pedagang lainnya, Hermansyah (28) juga mengeluhkan atas kenaikan harga jual bawang putih. Senasib dengan Linah, semenjak harga bawang putih melonjak penjualan ia pun semakin berkurang.
"Ya biasanya pada beli sekilo ini jadi seperempat, malah ada yang tidak jadi beli karena kemahalan," ujar Hermansyah.
Hermansyah kini menjual bawang putih jenis kating dengan harga Rp 80.000 per kg. Untuk jenis bawang putih banci, dia banderol dengan harga Rp 60.000 per kg. Menurutnya, kedua bawang putih ini berasal dari China. Ia berharap kenaikan harga pada bawang putih ini tidak berlangsung lama sehingga penjualannya bisa kembali normal.
"Ya mudah-mudahan aja segera turun kembali kalau sekarang sepi. Kenaikannya kan setahun sekali kalau bawang putih. Mungkin karena ini mau puasa kayaknya jadi naik," sebut Herman.
