Pemprov DKI Kecipratan Untung Rp 37 Miliar dari Anker Bir

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Delta Djakarta (DLTA) menyetujui usulan manajemen untuk membagikan dividen tahun buku 2016 sebesar Rp 144,11 miliar atau Rp 180 per lembar saham. DLTA adalah perusahaan bir pemegang hak merek Anker Bir, Carlsberg, San Miguel, dan Stout.
Marketing Director DLTA, Ronny Titiheruw mengatakan, salah satu pemegang saham terbesar di DLTA adalah Pemprov DKI Jakarta. Pemprov DKI Jakarta saat ini memiliki saham sebesar 26,25 persen. Lalu berapa dividen yang diterima Pemprov DKI Jakarta?
Baca juga: Produsen Anker Bir Bagi-bagi Untung Rp 144 Miliar
"Pemda DKI pemilik 26,25 persen saham akan menerima Rp 37.836.126.000," ujar Ronny Titiheruw saat menggelar jumpa pers di Midplaza, Kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu (3/5).

Adapun jumlah kepemilikan saham Pemprov DKI Jakarta saat ini merupakan gabungan antara 23,34 persen saham Pemprov DKI Jakarta dan 2,91 persen milik BP IPM Jaya. BP IPM Jaya masih berada di bawah naungan Pemprov DKI.
"Dewan komisaris tersebut Wakil Pemprov DKI juga ikut melakukan pengarahan bagi DLTA dalam menjalankan kegiatan strategis sehari-hari," imbuh Ronny.
Pembagian dividen tersebut diperoleh dari laba PT Delta Djakarta (DLTA) pada 2016 sebesar Rp 253,725 miliar yang akan dibagikan pada 2 Juni 2017. Pemprov DKI telah punya di perusahaan bir tersebut sejak tahun 1967. Sementara sisanya dimiliki oleh San Miguel Malaysia (L) Pte, Malaysia sebesar 58,33 persen dan publik sebesar 18,33 persen. Keterwakilan Pemprov diwakili oleh kehadiran dua komisaris di DLTA yang ikut mengawasi operasional perusahaan.
