RI Ekspor Ikan Kerapu Rp 427 Miliar Selama 2016

1 April 2017 8:06 WIB
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Ikan Kerapu. (Foto: Thinkstock @ThamKC)
Ekspor ikan kerapu Indonesia selama 2016 terbilang cukup besar. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, selama 2016 Indonesia mengekspor kerapu ke berbagai negara dengan nilai mencapai 32,18 juta dolar AS atau sekitar Rp 427 miliar (kurs Rp 13.300).
ADVERTISEMENT
Provinsi Sumatera Utara merupakan provinsi terbesar yang melakukan ekspor ikan kerapu hidup. Badan Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) juga mencatat 38,09 persen ekspor ikan kerapu hidup asal Indonesia tahun 2016 berasal dari Sumut. Total ekspor kerapu hidup asal Sumut mencapai 1,53 juta ekor.
Wilayah lainnya yang merupakan pengekspor ikan kerapu hidup terbesar adalah Sulawesi Selatan dan Bali, yang masing-masing mencapai sekitar 855 ribu ekor dan 849 ribu ekor. Secara keseluruhan volume ekspor ikan kerapu hidup Indonesia tahun 2016 mencapai sekitar 4,01 juta ekor.
Peneliti di Pusat Kajian Pembangunan Kelautan dan Peradaban Maritim, Suhana mengungkapkan Indonesia adalah salah satu negara pengekspor ikan kerapu terbesar di dunia. Ikan jenis karang ini berhasil dibudidaya di Indonesia dan merupakan salah satu potensi besar yang bisa dikembangkan.
ADVERTISEMENT
Ikan Kerapu. (Foto: Thinkstock @Mumemories)
"Ikan kerapu merupakan ikan karang yang sudah berhasil dibudidayakan. Ikan kerapu hidup yang diekspor sekitar 6 ons atau sekitar ukuran 2 kg terdiri dari 3 ekor," katanya kepada kumparan (kumparan.com), Sabtu (1/4).
Sementara itu, ikan kerapu hidup yang diperdagangkan antar provinsi di Indonesia totalnya mencapai 1,01 juta ekor. Provinsi Banten merupakan salah satu tujuan utama pengiriman ikan kerapu hidup dari provinsi lainnya yang ada di Indonesia.
Pada tahun 2016 tercatat ikan kerapu hidup yang masuk ke wilayah Banten mencapai 645,12 ribu ekor. Empat wilayah utama lainnya sebagai pusat tujuan pengiriman ikan kerapu adalah Bali, DKI Jakarta, Kepulauan Riau dan Sumatera Utara. Sedangkan provinsi yang menjadi pusat pengiriman ikan kerapu hidup terbesar adalah Sulawesi Selatan, Kalimantan Timur, Jawa Timur, Lampung dan Bali.
ADVERTISEMENT