Healing di Tengah Kota: Menikmati Tenangnya Amanaia Satrio

Currently an active student at Bunda Mulia University, Communication Skills student. Nice to meet ya
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari WILLIAM TJANDRA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Jakarta, 12 Oktober 2025
Setelah seminggu penuh kerjaan dan macet Jakarta yang nggak ada habisnya, kadang kita cuma pengin duduk tenang, makan enak, dan nikmatin udara adem tanpa harus kabur jauh-jauh. Nah, di tengah hiruk-pikuk kota, ada satu tempat yang bisa jadi pelarian kecil tapi berkesan yaitu Amanaia Satrio.
Begitu masuk, suasananya langsung beda. Kamu bakal disambut air terjun buatan dan danau kecil yang tenang banget. Ada juga sewa perahu buat yang mau ngedayung santai, rasanya kayak mini liburan di tengah kota. Kalau datang sore hari, anginnya semilir dan cahaya mataharinya lembut banget, bikin suasananya makin damai.
Soal makanan, Amanaia benar-benar tahu cara manjain lidah. Aku nyobain sate maranggi, nasi daun jeruk, dan tahu isi, please banget semuanya juara! Sate marangginya empuk dan bumbunya meresap, nasi daun jeruknya wangi segar, dan tahu isinya crispy di luar tapi lembut di dalam.
Harga per orangnya sekitar Rp200.000–Rp400.000, tapi rasanya sepadan banget sama suasana dan pengalaman yang kamu dapet. Dulu, restoran ini dikenal dengan nama Telaga Sampireun dan fokus di makanan Sunda. Sekarang berubah jadi Amanaia, dengan konsep baru: menghadirkan kuliner Indonesia dari Sabang sampai Merauke dalam nuansa modern dan elegan.
Kalau kamu lagi cari tempat makan yang bukan cuma soal rasa, tapi juga suasana, Amanaia Satrio wajib banget kamu kunjungi. Tenang, asri, dan penuh sentuhan lokal, tapi tempat ini buktiin kalau healing di tengah kota itu bukan hal mustahil. 🌿💧🍴
