Wujudkan Kemandirian Pangan, KKN UNS 78 Hadirkan Inovasi Rumah Hidroponik

Universitas Sebelas Maret
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KKN UNS 78 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Karanganyar – Dusun Sugihwaras, Desa Wonorejo, Kecamatan Gondangrejo, merupakan saksi adanya inovasi baru dalam bidang pertanian.
Melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret, Mahasiswa KKN UNS 78 memperkenalkan teknologi budidaya hidroponik sistem rakit apung sebagai langkah strategis membangun kemandirian pangan desa.
Kegiatan yang berlangsung pada bulan Juli hingga Agustus 2025 ini dilatarbelakangi oleh permasalahan keterbatasan lahan pertanian dan rendahnya produktivitas tanaman akibat metode budidaya konvensional.
Hidroponik rakit apung dipilih karena mampu menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang memiliki lahan terbatas, sekaligus menghasilkan sayuran segar dengan kualitas tinggi.
Puncak kegiatan dilaksanakan pada 11 Agustus 2025 bersama Anggota PKK Dusun Sugihwaras dan perwakilan RT setempat.
Rangkaian acara dimulai dengan sosialisasi tentang budidaya hidroponik, dilanjutkan dengan diskusi interaktif, serta demonstrasi penanaman secara langsung.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas ketika para ibu-ibu aktif bertanya dan terlibat dalam praktek menanam menggunakan bibit yang telah disediakan.
Selain sosialisasi, mahasiswa KKN juga membangun sebuah rumah hidroponik yang menjadi wadah praktek sekaligus pusat pembelajaran bagi masyarakat.
Rumah hidroponik ini diharapkan menjadi cikal bakal kemandirian pangan desa, tidak hanya untuk konsumsi rumah tangga tetapi juga sebagai peluang usaha produktif di masa depan.
Program inovasi ini berhasil mencapai tujuan utama, yaitu meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengelola pertanian modern. Langkah ini diharapkan mampu menginspirasi desa-desa lain untuk terus berinovasi dalam membangun ketahanan pangan berkelanjutan.
Referensi: Laporan Individu KKN – WAM (2025).
Inovasi Peningkatan Produktivitas Tanaman Melalui Hidroponik Rakit Apung Sebagai Langkah Membangun Kemandirian Desa. Universitas Sebelas Maret.
