Edukasi PHBS di SDN 01 Gandarum: Menanamkan Kebiasaan Cuci Tangan Sejak Dini

Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Winda Tri Nugroho tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Penyuluhan PHBS : Menanamkan Kebiasaan Cuci Tangan dengan Benar Sejak Dini
Gandarum, Kajen 2025-Di tengah meningkatnya berbagai risiko kesehatan akibat kebiasaan hidup yang kurang baik pada anak usia dini, SDN 01 Gandarum mengambil langkah proaktif dengan menggelar edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dalam upaya menanamkan pola hidup sehat kepada anak usia dini, SDN 01 Gandarum bekerja sama dengan mahasiswa KKN UNNES mengadakan kegiatan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan fokus pada praktik cuci tangan yang benar. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dengan antusias dan penuh semangat.
Melalui metode pembelajaran yang interaktif, para peserta didik diajak mengenal pentingnya mencuci tangan sebagai langkah sederhana namun efektif dalam mencegah penyebaran penyakit. Edukasi dimulai dengan penjelasan mengenai berbagai dampak positif cuci tangan, seperti terhindar dari kuman penyebab diare, flu, dan penyakit kulit. Anak-anak diperlihatkan ilustrasi menarik yang menunjukkan bagaimana kuman dapat berpindah melalui sentuhan, sehingga mereka lebih memahami alasan di balik kebiasaan ini.
Mahasiswa KKN UNNES Giat 12 juga mengajak peserta didik untuk bernyanyi “Cuci Tangan dengan Benar” bersama guna menciptakan suasana belajar yang ceria dan menyenangkan. Melalui lagu tersebut, peserta didik dapat lebih mudah mengingat urutan langkah mencuci tangan dengan benar. Irama yang riang dan lirik yang sederhana membuat anak-anak bersemangat mengikuti gerakan, sekaligus menanamkan kebiasaan sehat dengan cara yang menyenangkan.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan praktik mencuci tangan yang benar secara bergantian oleh seluruh peserta didik. Setiap anak berkesempatan mempraktikkan enam langkah cuci tangan sesuai panduan WHO, dengan bimbingan langsung dari mahasiswa KKN UNNES Giat 12. Setelah semua siswa mencoba, acara berlanjut dengan permainan interaktif yang menantang mereka untuk menyusun urutan langkah “Cuci Tangan dengan Benar” secara tepat. Aktivitas ini tidak hanya mengasah daya ingat, tetapi juga memperkuat pemahaman mereka terhadap kebiasaan hidup bersih.
Kepala SDN 01 Gandarum, Siti Maryani, mengungkapkan bahwa pembiasaan cuci tangan sejak dini merupakan investasi kesehatan jangka panjang. “Kami berharap kebiasaan ini tidak hanya dilakukan di sekolah, tetapi juga menjadi bagian dari gaya hidup anak-anak di rumah dan lingkungan mereka,” ujarnya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan siswa SDN 01 Gandarum mampu menjadi agen perubahan kecil yang menularkan perilaku hidup bersih kepada keluarga dan masyarakat sekitar. Sebab, membangun bangsa yang sehat dimulai dari tangan-tangan kecil yang terbiasa menjaga kebersihan.
Mahasiswa UNNES GIAT 12, Desa Gandarum, Kec. Kajen, Kab, Pekalongan.
