Konten dari Pengguna

Sumber Duren Menuju Destinasi Digital bersama PKM-B FPIK UB

windaa sagala

windaa sagala

Mahasiswi Universitas Brawijaya

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari windaa sagala tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Senggreng, 9 Agustus 2026 — Desa Senggreng memiliki berbagai potensi lokal yang dapat dikembangkan menjadi daya tarik wisata, salah satunya adalah Sumber Duren. Melihat potensi tersebut, PKM-B Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Brawijaya (FPIK UB) melaksanakan kegiatan rebranding Sumber Duren sebagai upaya memperkuat pengenalan dan promosi wisata melalui media sosial.

Sumber Duren merupakan salah satu ruang rekreasi masyarakat Desa Senggreng yang menawarkan berbagai fasilitas, mulai dari area pemancingan, warung makan, live music, hingga ruang terbuka untuk bersantai. Keberadaan fasilitas tersebut menjadi daya tarik yang berpotensi dikembangkan dan diperkenalkan kepada masyarakat secara lebih luas.

Dalam kegiatan rebranding tersebut, PKM-B FPIK UB memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi wisata. Salah satu langkah yang dilakukan adalah membuat akun TikTok khusus Sumber Duren serta memproduksi berbagai konten yang menampilkan suasana, fasilitas, dan daya tarik kawasan tersebut. Konten dikemas secara informatif dan menarik dengan tujuan memperluas jangkauan informasi mengenai Sumber Duren, khususnya kepada masyarakat yang aktif menggunakan media sosial.

Selain melakukan promosi digital, PKM-B FPIK UB juga membuat peta denah kawasan Sumber Duren sebagai media informasi bagi pengunjung. Peta tersebut memuat gambaran tata letak fasilitas yang tersedia di kawasan wisata sehingga dapat membantu pengunjung mengenali dan menemukan berbagai fasilitas selama berada di Sumber Duren. Peta denah tersebut juga dirancang untuk memperkuat identitas visual kawasan agar tampil lebih informatif dan menarik.

peta denah wisata sumber duren (credit : foto pribadi)

Pengembangan Sumber Duren sendiri memiliki perjalanan yang bermula dari inisiatif masyarakat sekitar. Seiring berjalannya waktu, pengelolaan Sumber Duren mengalami perubahan setelah diambil alih oleh Pemerintah Desa.

“Sebenarnya tempat ini awalnya dimulai dari pemikiran warga sekitar untuk tempat santai dan nyore saja, jadi pakai dana pribadi. Setelah itu, di tahun 2022 semenjak kepemimpinan Ibu Rendyta, Sumber Duren diambil alih oleh Pemdes dan mulai direnovasi menjadi seperti sekarang ini,” ujar Gatot, pengelola Sumber Duren.

Pengambilalihan pengelolaan tersebut kemudian diikuti dengan pengembangan dan renovasi kawasan Sumber Duren. Perkembangan tersebut menjadikan Sumber Duren memiliki berbagai fasilitas yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus membuka peluang untuk memperkuat identitasnya sebagai salah satu destinasi rekreasi lokal di Desa Senggreng.

Melalui kegiatan rebranding ini, PKM-B FPIK UB berharap Sumber Duren dapat semakin dikenal oleh masyarakat luas. Pemanfaatan media sosial dan penyediaan peta denah diharapkan dapat mendukung promosi sekaligus memberikan informasi yang lebih mudah diakses oleh pengunjung. Keberlanjutan pengelolaan akun media sosial oleh pengelola juga diharapkan dapat menjadi langkah lanjutan dalam memperkenalkan Sumber Duren sebagai salah satu potensi wisata Desa Senggreng.