Konten dari Pengguna

Tanaman Turi: Tanaman Serbaguna untuk Pangan, Kesehatan, dan Lingkungan

Winda Purnama Sari

Winda Purnama Sari

Dosen Universitas Andalas

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Winda Purnama Sari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Tanaman Turi (sumber: shutterstock.com)
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Tanaman Turi (sumber: shutterstock.com)

Tanaman turi memiliki beragam manfaat bagi kehidupan manusia, mulai dari pangan, kesehatan hingga lingkungan. Tanaman turi (Sesbania grandiflora) merupakan tanaman yang termasuk dalam keluarga Fabaceae. Turi dikenal luas di berbagai wilayah tropis, terutama di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, Malaysia, dan Filipina. Tanaman ini diyakini berasal dari wilayah Asia Selatan dan Asia Tenggara, yang kemudian menyebar ke berbagai wilayah tropis lainnya.

Tanaman turi merupakan tanaman perdu degan pohon berkayu lunak lentur dan berumur pendek, tingginya mencapai 5-12 meter. Akar tanaman turi berbintil-bintil dengan daunny majemuk dan tersebar, panjang tungkai daun sekitar 20-30 cm dan setiap tangkai memiliki 20-40 pasang anak daun. Bunga turi berukuran besar dan berbentuk seperti kupu-kupu saat mekar, berwarna merah, putih atau kombinasi keduanya dengan posisi menggantung dalam kelompok 2-4 bunga. Sementara buah turi berbentuk polong dengan 20-55 cm, buahnya berwarna hijau dan berubah menjadi kuning keputih-putihan saat tua.

Tanaman turi sering digunakan sebagai tanaman hias di halaman rumah dan sebagai tanaman pelindung di sawah-sawah. Selain itu, turi juga berfungsi sebagai pohon rambatan bagi tanaman lada atau vanila.

Manfaat yang terkandung pada tanaman turi terdiri dari:

  • Daun. Mengandung senyawa antioksidan, antiinflamasi, dan antimikroba yang berguna untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah infeksi.

  • Bunga. Kaya akan vitamin A, vitamin C, dan beberapa mineral penting seperti kalsium dan fosfor. Bunga turi sering digunakan sebagai bahan sayuran yang menyehatkan mata dan kulit.

  • Kulit batang dan akar. Digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi masalah pencernaan, demam, dan infeksi kulit.

Disamping itu juga terdapat kandungan senyawa bioaktif lainnya seperti mineral, flavonoid, saponin, tanin, vitamin dan protein yang menjadikan tanaman turi sangat bermanfaat bagi kesehatan.

Selain itu, penggunaan tanaman turi dalam kehidupan sehari-hari sangatlah luas, yang meliputi:

  • Tanaman Penahan Erosi

    Tanaman turi banyak di tanam pada lahan miring karena sistem perakarannya yang kuat sehingga dapat menjaga kontur tanah.

  • Kuliner

    Bunga Turi sering dijadikan sebagai bahan masakan di beberapa daerah di Indonesia. Bunga turi bisa dimasak sebagai sayuran atau digunakan dalam berbagai hidangan seperti pecel dan urap.

  • Perkakas dan Kerajinan Tangan

    Kayu dari pohon turi juga dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan kerajinan tangan, alat musik dan peralatan rumah tangga.

  • Pakan Ternak

    Dengan kandungan proteinnya yang tinggi, daun turi banyak dijadikan sebagai pakan ternak untuk membantu pertumbuhan hewan ternak lebih cepat.

Dengan kandungan nutrisi yang kaya dan berbagai senyawa bioaktif, tanaman turi tidak hanya berkontribusi pada kesehatan tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan, sehingga menarik untuk dibudidayakan serta dilestarikan.