Olah Kelapa Menjadi Produk Khas Munte, FMIPA UI Majukan Pariwisata Likupang

Mahasiswa S1 Biologi Universitas Indonesia
Konten dari Pengguna
17 Oktober 2022 21:55
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari windya fajira tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Minahasa Utara - Kecamatan Likupang Barat merupakan salah satu dari 10 kecamatan yang terletak di Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Letaknya yang berada di daerah pesisir menjadikan Kecamatan Likupang Barat tempat yang baik untuk mengembangkan industri perkebunan kelapa. Data menunjukkan potensi lahan perkebunan kelapa dapat mencapai 2595,18 ha. Salah satu desa di Likupang Barat yang memiliki potensi besar dalam pengolahan kelapa adalah Desa Munte. Namun, masyarakat Desa Munte belum memanfaatkan potensi yang ada secara maksimal.
Foto Bersama Tim Pengabdian Masyarakat FMIPA UI dengan Masyarakat Desa Munte, Likupang, Minahasa Utara. Sumber: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bersama Tim Pengabdian Masyarakat FMIPA UI dengan Masyarakat Desa Munte, Likupang, Minahasa Utara. Sumber: Dok. Pribadi
Melihat permasalahan dan potensi yang ada, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) yang dipimpin oleh Dr.rer.nat. Yasman, M.Sc. mengadakan program pengabdian kepada masyarakat bertajuk Pengembangan Pondok Kreatif Nucifera dengan Pemanfaatan Kelapa Terpadu di Desa Munte, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Tidak sendiri, Dr.rer.nat. Yasman, M.Sc. juga dibantu oleh tim dosen lain, yakni Dr. Retno Lestari, M.Si, Drs. Erwin Nurdin, M.Si, beserta beberapa mahasiswa. Program tersebut juga dibantu oleh Yayasan Pandu Cendekia (YPC) dan didanai oleh Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI).
ADVERTISEMENT
Program yang diadakan pada Sabtu tanggal 8 Oktober 2022 tersebut berfokus untuk menjadikan Desa Munte sebagai pusat kerajinan kelapa. Caranya adalah mengolah kelapa dan limbahnya menjadi berbagai barang yang memiliki nilai ekonomi. Terdapat dua produk olahan kelapa yang diajarkan kali ini, yakni penyampaian pembuatan virgin coconut oil (VCO) dan praktek pembuatan pupuk cair.
Virgin Coconut Oil, Hasil Olahan Kelapa yang diajarkan Tim Pengabdi FMIPA UI. Sumber: Dok. Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Virgin Coconut Oil, Hasil Olahan Kelapa yang diajarkan Tim Pengabdi FMIPA UI. Sumber: Dok. Pribadi
“Kelapa merupakan buah yang seluruh bagian, bahkan limbahnya, memiliki nilai ekonomi. Dengan potensi tersebut, sangat disayangkan apabila kita tidak dapat mengolah kelapa sepenuhnya.” Ujar Yasman dalam sambutannya tanggal 8 Oktober 2022 silam.
Bertempat di Kantor Hukum Tua Desa Munte, peserta yang hadir merupakan Kelompok Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Munte. Peserta mengikuti Keseluruhan acara dengan antusiasme tinggi. Tidak hanya itu, peserta juga dapat mempraktekkan secara langsung pembuatan pupuk cair yang dibantu oleh staf dari YPC.
ADVERTISEMENT
“Program ini sungguh bermanfaat bagi kami untuk menambah penghasilan lewat pemanfaatan kelapa.” Ujar Suryani, Ketua PKK Desa Munte, pada akhir acara.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020