Mahasiswa KKN PUMD UNASMAN Gelar Praktik Budidaya Tanaman Hortikultura

Mahasiswa Universitas Al-Syariah Mandar
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Asdar Setiawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Program Unasman Membangun Desa (PUMD) Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) menggelar praktik budidaya tanaman holticultura dalam rangka melaksanakan program swasembada sebagai Upaya mencapai program ketahanan pangan, di Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar pada Rabu (29/2/2025).
Program swasembada pangan nasional merupakan program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan menjaga stabilitas ekonomi yang dalam prakteknya dimulai dari desa. Hal inilah yang menjadi landasan utama KKN PUMD UNASMAN Tahun 2025 untuk menggelar praktik budidaya tanaman Horticultura di desa Kuajang.
Program ketahanan pangan mahasiswa KKN PUMD Unasman di Desa Kuajang dimulai dengan seminar program kerja yang diikuti oleh semua jajaran Pemerintah Desa, dan Masyarakat Desa Kuajang. Dalam kesempatan itu Kepala desa Kuanjang, Ahmad, mengutarakan bahwa program ketahanan pangan tersebut juga sedang diprogramkan di desanya.
“Program ini merupakan program nasional yang juga sementara diprogramkan di desa kami, desa kuajang.” ucapnya dalam sambutannya pada seminar program kerja mahasiswa KKN PUMD UNASMAN pada hari Rabu, 22 Januari 2025.
“Dan kita bersyukur juga karna kebetulan sekarang ada anak-anak KKN yang datang dan itu akan menjadi mitra desa dalam mendukung program ini” Tambahnya dalam sambutan itu.
Secara garis besar kegiatan dilakukan melalui pengolahan lahan, pesemaian/ pembibitan, dan pemeliharaan. Pengolahan lahan dilakukan oleh tim KKN melalui pembuatan bedeng pada lahan yang akan digunakan untuk demonstrasi. Selain itu pada pengolahan lahan dilakukan pemupukan dasar menggunakan pupuk kandang dengan tujuan peningkatan unsur hara pada tanah. Setelah lahan selesi diolah dan siap ditanami benih pun disemaikan dan selanjutnya masuk dalam tahap perawatan dan pemeliharaan. Di tahap ini penyiraman di pagi dan sore hari rutin dilakukan guna menjamin kebutuhan air selalu terpenuhi. Selain itu pembersihan gulma juga tidak lepas dari perhatian tim KKN.
Tanaman yang ditanam selama kegiatan merupakan tanaman hortikultura yang terdiri dari Kangkung, Cabai dan Terong. Praktik penanaman dilakukan pada dua jenis tempat yaitu lahan langsung dan wadah pembibitan. Koordinator desa KKN, Oga’, mengungkapkan bahwa pemilihan dua jenis media tanam ini dlakukan karna pertimbangan efisiensi dari jenis bibit tanaman itu sendiri.
“Memang kita disini memilih dua jenis media tanam yah untuk kita gunakan karna tanaman kangkung lebih cocok kalau disemaikan langsung di lahan langsung sedangkan bibit cabai dan terong yang kita punya lebih efektif jika disemaikan di wadah pembibitan”. Jelasnya pada hari Sabtu 8 Februari 2025.
Seiring dengan program nasional pemerintah yaitu swasembada pangan diharapkan kegiatan ini meskipun berskala kecil tetapi berpengaruh dan bermanfaat. Selain itu, kegiatan-kegiatan ini juga diharapkan dapat memicu kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama membangun sistem pangan yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
