100 Tenda Penambang Emas Liar di Gunung Botak Buru Dibongkar

Hari ini, Minggu (19/3), petugas gabungan dari Polri, TNI AL, dan Satpol PP melakukan penyisiran di lokasi bekas pertambangan emas di Gunung Botak, Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Hal ini dilakukan untuk memastikan tak ada lagi penambang liar yang menambang emas dengan menggunakan merkuri.
Penyisiran Gunung Botak dilakukan sejak siang ini dan masih berlangsung hingga pukul 15.00 WIT.
"Masih berlangsung (penyisiran). 500 personel gabungan diterjunkan untuk menyisir seluruh penjuru Gunung Botak," kata Kapolres Kabupaten Buru AKBP Leo Simatupang kepada kumparan (kumparan.com), Minggu (19/3).

AKBP Leo melaporkan, hingga siang ini petugas gabungan tak menemukan lagi penambang liar yang nekat berburu emas di Gunung Botak. Petugas hanya membongkar lapak-lapak penambang yang masih berdiri di area yang harusnya steril.
"Aman, tidak ada penolakan. Tambang juga sudah kosong. Kita tinggal penyisiran untuk pembersihan saja. 100 tenda kita bongkar," tutur dia.
Para penambang banyak yang turun secara sukarela setelah mendapatkan sosialisasi dari aparat. Penambang meninggalkan lokasi penambangan ilegal itu sejak Jumat (17/3).
Simak laporan lengkap kumparan terkait investigasi penambangan emas liar dengan merkuri di Pulau Buru, Senin (20/3).
