Pemerintah Pontianak Larang Warganya Main Layang-layang

3 Agustus 2017 10:16 WIB
clock
Diperbarui 14 Maret 2019 21:16 WIB
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Anak-anak bermain layang-layang (ilustrasi) (Foto: Thinkstock)
zoom-in-whitePerbesar
Anak-anak bermain layang-layang (ilustrasi) (Foto: Thinkstock)
ADVERTISEMENT
Pemerintah Kota Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat, melarang warganya bermain layang-layang kecuali dalam festival. Bermain layang-layang dianggap mengganggu ketertiban umum.
ADVERTISEMENT
"Kami akan tindak tegas kepada siapa saja yang kedapatan main layang-layang dengan ancaman hukum tindak pidana ringan (Tipiring)," kata Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, seperti dilansir Antara, Kamis (3/8).
Ia menegaskan, tidak ada tempat dan ruang di wilayah Kota Pontianak untuk bermain layangan. Ia menjelaskan, tidak ada jaminan layangan yang dimainkan itu tidak menggunakan benang gelasan dan tali kawat, sehingga membahayakan keselamatan orang lain.
"Bagi siapa pun yang masih bermain layangan, maka akan kami tindak tegas berupa sanksi Tipiring dengan mengajukannya ke pengadilan," ungkapnya.
Menurut dia, tidak ada manfaat dari permainan layangan itu, terkecuali dimainkan saat diselenggarakannya festival atau layangan hias sehingga pihaknya melarang permainan layangan tersebut.
"Bahaya yang ditimbulkan dari permainan layangan sangat besar, selain benang gelasan dan tali kawat, juga disebabkan alat penggulung benang yang menggunakan mesin. Mesin alat penggulung benang itu menyebabkan nyawa seseorang melayang akibat gesekan benang yang terkena leher, itu yang membahayakan pengguna jalan yang terkena benang layangan tersebut," ungkapnya.
ADVERTISEMENT
Sutarmidji menambahkan, pemain layangan masih bisa menyalurkan hobinya melalui festival layangan hias. Pemkot secara rutin menggelar festival tersebut dua kali setahun.
"Silakan salurkan hobi dengan mengikuti festival itu, sepuas-puasnya main layangan di situ. Mau dari pagi sampai malam pun tak masalah," katanya.
Ia berharap, larangan ini tiak bisa lagi diperdebatkan sebab demi keselamatan orang banyak. Warga yang hobi main layangan diminta tidak hanya memikirkan hobinya saja tanpa memikirkan nyawa orang lain.
"Sah-sah saja menyalurkan hobi bermain layangan namun ikuti aturan dan ketertiban umum, demi menjaga keselamatan orang lain," katanya.