Soal Teror GoFood, Polisi Akan Pertemukan Julianto dan Sugiarti

kumparanNEWSverified-green

clock
comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Kapolres Jakarta Timur Kombes Andry Wibowo. (Foto: Fanny Kusumawardhani/kumparan)

Polres Jakarta Timur masih mendalami kasus teror order GoFood yang menimpa Julianto Sudrajat (29). Kapolres Jakarta Timur Kombes Pol Andry Wibowo mengaku pihaknya akan mengedepankan musyawarah untuk memecahkan permasalahan ini.

Dia menilai permasalah teror order GoFood ini dapat diselesaikan secara baik-baik.

"Ya kalau nanti ada kerugian, bisa dihukum ya dihukum. Tapi tergantung mereka nanti lah, persoalan itu kan bisa diselesaikan secara baik-baik," kata dia saat ditemui di Polres Jakarta Timur, Senin (10/7).

Dalam waktu dekat, polisi berencana mempertemukan kedua pihak, yakni Julianto dengan wanita bernama Sugiarti atau Arty yang diduga melakukan teror GoFood. Pertemuan itu dilakukan juga untuk mengetahui motif yang sesungguhnya melatarbelakangi kejadian itu.

"Ya nanti dipertemukan, apa maksudnya, apakah kamu itu iseng apa sakit hati, masalah cinta atau gimana gitu lho," ujarnya

Akan tetapi di lain sisi, polisi juga akan melakukan pelacakan melalui sistem IT untuk mengetahui kevalidan asal order GoFood itu.

"Ini kita validkan, kan orangnya udah ketemu semua. Yang beli ketemu, yang dipeseni ketemu, tapi pada nggak ngaku, jadi harus tracking di IT, jadi perlu waktu," kata Andry.

Julianto dan Sugiarti (Foto: Facebook Julianto dan Aria Pradana/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Julianto dan Sugiarti (Foto: Facebook Julianto dan Aria Pradana/kumparan)