Kumparan Logo

Kenalkan Tas Romy, Tory Burch Hadirkan Pop Up Menarik Bertema Kafe

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Romy Pop-up dari Tory Burch. Foto: Dok. Tory Burch
zoom-in-whitePerbesar
Romy Pop-up dari Tory Burch. Foto: Dok. Tory Burch

Ada cara lain untuk mengenal sebuah koleksi fashion selain melihatnya dari dekat. Seperti yang dilakukan oleh brand fashion asal Amerika Serikat, Tory Burch.

Melalui Romy Pop-Up, Tory Burch menghadirkan pengalaman yang mengajak pengunjung menikmati koleksi sambil mengambil jeda sejenak, menikmati kopi dan dessert, serta merasakan suasana yang lebih santai dan personal.

Rangkaian pop-up ini hadir secara terbatas di tiga pusat perbelanjaan di Jakarta. Perjalanan dimulai di Senayan City pada 17–23 Agustus, kemudian berlanjut ke Central Park pada 31 Agustus–13 September, sebelum ditutup di Pondok Indah Mall 3 pada 21 September–4 Oktober.

Untuk menandai pembukaannya, Tory Burch menggelar opening event di Senayan City pada Kamis (20/8). Acara tersebut dihadiri sejumlah selebritas lokal, key opinion leaders, media, serta pelanggan VIP.

Membawa Romy Lebih Dekat dengan Keseharian

Romy Pop-up dari Tory Burch. Foto: Dok. Tory Burch

Romy Pop-Up dirancang dengan memadukan fashion, momen jeda, dan koneksi. Terinspirasi dari karakter koleksi Romy yang mudah dikenakan dan serbaguna, ruang ini menawarkan pengalaman yang memungkinkan pengunjung mengenal koleksi sekaligus menikmati sajian yang telah dikurasi.

Ketika berkunjung ke sana, kumparanWOMAN langsung disambut oleh instalasi tas Romy berukuran raksasa yang di dalamnya menampilkan koleksi tas dan sepatu. Kemudian ketika memasuki ruang utama dalam butik, berbagai detail pun dirancang untuk merefleksikan bahasa desain khas Tory Burch.

Romy Pop-up dari Tory Burch. Foto: Dok. Tory Burch

Koleksi Romy sengaja ditampilkan berdampingan dengan elemen yang terinspirasi dari suasana kafe. Mulai dari gelas dan sleeve kopi dengan identitas Tory Burch, kemasan dessert khusus, hingga menu dessert yang dibuat secara khusus dengan mengambil inspirasi dari siluet Romy.

Berbagai elemen tersebut menjadi bagian dari pengalaman yang menghubungkan produk dengan keseharian. Sebab fashion tidak hanya hadir sebagai objek yang dikenakan, tetapi juga menjadi bagian dari momen menikmati kopi, dessert, dan waktu bersama.

Romy Pop-up dari Tory Burch. Foto: Dok. Tory Burch

Semangat tersebut turut terlihat dari para tamu yang hadir dalam acara pembukaan. Alika Islamadina, Cindy Karmoko, Oktary Devira, dan Yosefina Eunike juga berusaha menghadirkan interpretasi masing-masing terhadap koleksi Romy melalui pilihan styling mereka.

Pengalaman di dalam pop-up kemudian dilengkapi dengan sejumlah aktivitas. Pengunjung dapat menikmati kreasi kopi dan dessert yang dipersonalisasi, menyaksikan live portrait moment yang menampilkan dessert terinspirasi Romy, serta menikmati penampilan DJ secara langsung yang menghadirkan suasana santai dan sosial.

Mengenal Koleksi Romy yang Versatile

Romy Pop-up dari Tory Burch. Foto: Dok. Tory Burch

Di balik pengalaman tersebut, Romy Collection dirancang sebagai tas untuk digunakan sehari-hari. Koleksi ini dibuat dari soft pebbled leather dengan konstruksi ringan dan ruang interior yang luas. Di dalamnya terdapat deep zip pocket yang memberikan fungsi tambahan.

Bagian menarik terdapat pada siluetnya yang sedikit berkerut. Detail ini lalu dilengkapi slim belt dan Tory Burch button logo terbaru, sehingga menghadirkan tampilan yang tetap refined sekaligus effortless.

Romy Pop-up dari Tory Burch. Foto: Dok. Tory Burch

Romy Collection hadir dalam tiga gaya, yaitu Large Tote, Small Tote, dan Bucket. Ketiganya dirancang dengan mengutamakan fleksibilitas dalam penggunaan.

Large Tote bisa kamu gunakan sebagai travel carry-on karena dilengkapi shoulder strap berukuran lebar untuk memberikan kenyamanan. Sementara itu, Small Tote dan Bucket memiliki leather top handles serta removable crossbody straps, sehingga dapat dikenakan dalam berbagai cara.

Melalui Romy Pop-Up, koleksi tas tersebut kemudian ditempatkan dalam konteks yang lebih dekat dengan keseharian, yaitu mempertemukan fashion, kultur kafe, dan pengalaman sosial dalam satu ruang sebelum rangkaiannya berpindah dari satu destinasi ke destinasi berikutnya di Jakarta.