Kumparan Logo

Nikita Willy Akui Pernah Ragu dengan Kemampuan Diri Sendiri

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Nikita Willy di acara Her Strength, Her Light by ParagonCorp di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta, Senin (20/4/2026). Foto: ParagonCorp
zoom-in-whitePerbesar
Nikita Willy di acara Her Strength, Her Light by ParagonCorp di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta, Senin (20/4/2026). Foto: ParagonCorp

Meragukan diri sendiri atau self-doubt merupakan fenomena yang banyak dialami oleh perempuan, tak terkecuali selebriti Nikita Willy. Perempuan kelahiran 1994 ini mengatakan, ketika didapuk untuk menjadi pembicara, dia sering kali meragukan kemampuannya.

Hal ini disampaikan oleh Nikita dalam acara Her Strength, Her Light by ParagonCorp di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta, pada Senin (20/4) lalu.

Nikita menjelaskan bahwa keraguan itu sempat dirasakan bahkan sebelum menghadiri acara tersebut. Sebab, menurutnya, acara tersebut dihadiri oleh jajaran perempuan hebat seperti Menteri Luar Negeri RI 2014–2024 Retno Marsudi, Marissa Anita, hingga pebulutangkis Susi Susanti.

“Jawabannya sering. Bahkan, sebelum berangkat ke sini aku masih ragu, bisa enggak, ya, aku ngomong di sini, di antara perempuan-perempuan hebat di sini? Aku siapa, ngapain aku di sini? Momen-momen seperti itu sering ada,” jelas Nikita.

Nikita Willy di acara Her Strength, Her Light by ParagonCorp di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta, Senin (20/4/2026). Foto: ParagonCorp

Nikita menambahkan, ia tak jarang merasa bingung ketika ada acara offline atau saat dirinya diminta menjadi pembicara. “Ngomongin apa, ya? Karena orang-orang ingin mendapatkan inspirasi, aku menginspirasi apa, ya?”

Fenomena self-doubt ini juga dikenal sebagai impostor syndrome. Dikutip dari Stanford University, istilah ini pertama kali dicetuskan oleh psikolog Pauline Rode Clance dan Suzanne Imes (1978). Menurut mereka, sindrom imposter merupakan fenomena meragukan kemampuan diri sendiri yang dirasakan oleh seseorang.

Sindrom ini biasanya ditandai dengan munculnya pertanyaan-pertanyaan internal, seperti, “Mengapa orang lain lebih hebat daripada saya? Kapankah mereka sadar bahwa saya tidak sekompeten itu?” Menurut beragam studi, perempuan cenderung lebih sering mengalami fenomena ini dibandingkan laki-laki.

Meski kerap meragukan diri sendiri, Nikita Willy tidak membiarkan perasaan negatif itu berlarut-larut. Dia pun mulai mengubah cara berpikirnya dan tidak menjadikan keraguan tersebut sebuah penghalang untuk berkembang.

Nikita Willy di acara Her Strength, Her Light by ParagonCorp di Wisma Habibie & Ainun, Jakarta, Senin (20/4/2026). Foto: ParagonCorp

“Tapi, aku berusaha untuk tidak jadikan keraguan di dalam diri aku penghalang buat mencoba; mencoba bertumbuh dan keluar dari zona nyaman,” ungkap Nikita.

“Aku jadikan setiap keraguan dalam diri aku menjadi proses. Ketika aku sudah berhasil, itu menjadi sebuah kekuatan baru buatku,” tegasnya.

Nikita Willy memulai karier di industri hiburan sebagai aktris sejak usia belia. Setelah bertahun-tahun membintangi beragam serial di layar kaca dan film-film di layar lebar, ia kini lebih aktif berkarier sebagai selebriti, membintangi kampanye brand dan iklan, menjadi pembicara untuk beragam gelar wicara, dan lebih memfokuskan diri dengan keluarga kecilnya.