Kumparan Logo

Tren Scalp Care Meningkat, Lavojoy Ajak kenali Kondisi Kulit Kepala

kumparanWOMANverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Tren Scalp Care Meningkat, Lavojoy Ajak kenali Kondisi Kulit Kepala. Foto: Lavojoy
zoom-in-whitePerbesar
Tren Scalp Care Meningkat, Lavojoy Ajak kenali Kondisi Kulit Kepala. Foto: Lavojoy

Belakangan, perhatian terhadap haircare mulai bergeser dari sekadar merawat tampilan batang rambut ke bagian yang menjadi tempat rambut tumbuh, yaitu kulit kepala. Ketombe, sensitive scalp, hingga kerontokan membuat kondisi kulit kepala semakin diperhatikan karena kesehatan area tersebut turut berkaitan dengan kondisi folikel dan pertumbuhan rambut.

Pergeseran ini juga terlihat dari tren skinification dalam haircare, ketika prinsip perawatan kulit mulai diterapkan pada perawatan rambut dengan perhatian lebih terhadap kesehatan kulit kepala dan penggunaan bahan aktif. Artinya, perawatan rambut kini bukan hanya soal membuat rambut terlihat lebih baik, tetapi juga menjaga kondisi kulit kepala dari akarnya.

Melalui webinar “Start from the Root: Your Haircare Starts with Your Scalp”, lavojoy bersama dr. Devina Ciayadi mengajak masyarakat mengenali kondisi kulit kepala sebelum menentukan perawatannya.

“Perawatan rambut sekarang semakin spesifik, tetapi jangan sampai kita memilih perawatan hanya berdasarkan concern atau bahan aktif yang sedang populer. Kondisi kulit kepala setiap orang bisa berbeda, begitu pula penyebabnya,” ujar dr. Devina.

Ketombe tak kunjung hilang? Kenali penyebabnya dulu

Tren Scalp Care Meningkat, Lavojoy Ajak kenali Kondisi Kulit Kepala. Foto: Lavojoy

Ketombe tidak selalu berarti kulit kepala kering atau kurang bersih. Kondisi ini dapat dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari sebum, Malassezia, stres, faktor genetik, perubahan hormonal, hingga kondisi seperti seborrheic dermatitis dan psoriasis.

“Ketombe dapat muncul ketika keseimbangan kulit kepala terganggu. Mengganti sampo secara berulang tanpa memahami penyebabnya belum tentu menyelesaikan masalah,” jelas dr. Devina.

Ia menjelaskan, pada ketombe yang berkaitan dengan aktivitas Malassezia dan penumpukan sel kulit mati, kandungan Selenium Sulfide dapat membantu mengendalikan Malassezia, sementara Salicylic Acid membantu mengangkat sel kulit mati dan flakes.

Menjawab kebutuhan tersebut, lavojoy Flakes Off My Crown Series 2in1 Shampoo + Conditioner memiliki tiga level Selenium Sulfide yang disesuaikan dengan tingkat ketombe. Produk ini juga dilengkapi Provitamin B5 untuk membantu mengurangi ketombe, gatal, dan kemerahan.

Gatal, perih, atau panas? Bisa jadi kulit kepala sensitif

Tren Scalp Care Meningkat, Lavojoy Ajak kenali Kondisi Kulit Kepala. Foto: Alon Za/Shutterstock

Rasa gatal pada kulit kepala juga tidak selalu disebabkan oleh ketombe. Jika disertai rasa perih, panas, atau kemerahan, kondisi tersebut dapat menjadi tanda kulit kepala sensitif. Pemicu kulit kepala sensitif pun beragam, mulai dari lingkungan, gesekan, stres, hingga penggunaan produk yang kurang sesuai.

“Kulit kepala sensitif membutuhkan formula yang gentle untuk membantu menjaga scalp barrier dan mengurangi risiko iritasi. Karena itu, pilih surfaktan yang lembut serta kandungan yang dapat membantu menjaga kelembapan dan menenangkan kulit kepala,” kata dr. Devina.

Menurutnya, Ceramide juga dapat membantu mempertahankan fungsi scalp barrier, sehingga pemilihan formula menjadi hal yang perlu diperhatikan bagi pemilik kulit kepala sensitif. Untuk kebutuhan tersebut, lavojoy Calm Me Softly Shampoo menggunakan Amino Acid Surfactant dan Olive + Rosemary Oil, sementara Scalp Essence dengan Rosemary-Kava Blend dan Menthol memberikan sensasi sejuk. Keduanya diperkaya Ceramide-B5 Complex.

Rambut rontok? Jangan hanya fokus pada helai rambut

Tren Scalp Care Meningkat, Lavojoy Ajak kenali Kondisi Kulit Kepala. Foto: Lavojoy

Kerontokan merupakan bagian dari siklus pertumbuhan rambut. Namun, kerontokan yang meningkat dapat berkaitan dengan berbagai faktor, seperti stres, kondisi kesehatan, perubahan hormonal, maupun kekurangan nutrisi.

“Ketika membahas kerontokan, perhatian tidak cukup hanya diberikan pada helai rambut yang jatuh, tetapi juga pada kondisi kulit kepala dan faktor yang mungkin mendasarinya,” ujar dr. Devina.

Ia menambahkan, kulit kepala merupakan lingkungan tempat folikel tumbuh. Karena itu, menjaga kulit kepala tetap bersih dan sehat serta meminimalkan penumpukan sebum dan residu juga menjadi bagian dari perawatan rambut.

Untuk mendukung perawatan dari akar, lavojoy Hold Me Tight Pro Shampoo hadir dengan formula baru 10% Hair Fall Care Blend, yang diklaim lima kali lebih tinggi untuk membantu memperkuat akar rambut. Sementara itu, conditioner dan Scalp Essence dengan formula Boost Baby Hair Regrowth diperkaya Ginseng, Jahe, dan Biotin-Peptide untuk membantu menutrisi dan memperkuat folikel serta mendukung pertumbuhan rambut baru.

“Rambut memiliki siklus pertumbuhan yang berlangsung bertahap. Karena itu, ketika memasuki fase pertumbuhan, penting menjaga kulit kepala tetap sehat agar folikel mendapatkan lingkungan yang baik,” papar dr. Devina.

Menutup sesi edukasi, dr. Devina kembali mengingatkan pentingnya menyesuaikan perawatan dengan kondisi masing-masing. “Pada akhirnya, setiap kondisi kulit kepala membutuhkan penanganan yang berbeda. Karena itu, penting untuk mengenali kondisinya terlebih dahulu dan memilih perawatan yang sesuai,” tuturnya.

Melalui webinar Start from the Root, lavojoy mengajak masyarakat melihat perawatan rambut secara lebih menyeluruh, mulai dari mengenali kondisi kulit kepala hingga memilih produk sesuai kebutuhannya. Produk lavojoy tersedia di Guardian, Watsons, Sociolla, Beauty Haul, Alfamart, dan Indomaret, serta official store di Shopee, Tokopedia, Lazada, Blibli, dan TikTok Shop.