Estetika Rambut Ikonik di Balik Serial Margo Got Money Troubles

Your daily dose of beauty, wellness & style. Temukan tren terbaru, inspirasi outfit, dan tips mix & match yang effortless
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Women Style tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kabar gembira bagi penggemar serial Margo Got Money Troubles, tayangan yang mengikuti perjalanan hidup Margo dalam menavigasi peran sebagai ibu baru sekaligus konten kreator ini, secara resmi telah dikonfirmasi akan berlanjut ke musim kedua di Apple TV. Selain alur ceritanya yang memikat, aspek visual yang paling mencuri perhatian publik adalah deretan gaya rambut fantastis dan penuh karakter. Jaime Leigh McIntosh, kepala departemen rambut serial ini, mengungkapkan bahwa setiap helai rambut yang dikenakan para pemeran dirancang secara khusus untuk mempertegas identitas karakter yang mereka mainkan.
Rekayasa Teknis di Balik Wig Fantasi Hungry Ghost
Salah satu mahakarya visual dalam serial ini adalah wig besar milik alter ego Margo, Hungry Ghost. Penata rambut Celeste Gonzalez melakukan rekayasa teknis yang cukup rumit dengan menyatukan tiga setengah wig sintetis, lengkap dengan penggunaan zip-ties untuk distribusi beban agar tetap nyaman saat dikenakan. Inspirasi untuk bentuk wig bergaya Barbie dengan poni bumper ini justru datang dari citra kecerdasan buatan yang ditemukan di akun Instagram Chaos Dreamland.
McIntosh menuturkan, “Saya tidak ingin membatasi diri dalam mencari inspirasi dari mana pun. Hasil akhirnya bahkan terasa jauh lebih baik daripada gambar referensi awal yang kami gunakan sebagai acuan konsep awal.” Meskipun wig tersebut memiliki bobot mencapai lima pon, dedikasi Elle Fanning dalam mengenakannya sepanjang proses syuting patut mendapat apresiasi tinggi.
Konstruksi Karakter Melalui Gaya Rambut Spesifik
Berbeda dengan tampilan fantasi yang eksentrik, karakter Shyanne yang diperankan oleh Michelle Pfeiffer menuntut pendekatan yang lebih personal dan realistis. McIntosh bekerja sama dengan pembuat wig Rob Pickens untuk menciptakan tatanan rambut yang mencerminkan sosok ibu yang ingin tetap terlihat glamor namun terjebak pada tren masa lalu yang nyaman bagi dirinya.
“Kami memutuskan untuk menggunakan teknik pewarnaan pirang yang mungkin tidak mengikuti tren terkini. Shyanne adalah tipe wanita yang telah menemukan gaya yang cocok baginya bertahun-tahun lalu dan tetap setia pada gaya tersebut,” ungkap McIntosh. Detail gaya rambut ribbon curls yang dihasilkan menggunakan flatiron GHD dipilih untuk mempertegas karakter Shyanne yang selalu berusaha tampil prima setiap saat.
Eksplorasi Tren Digital dalam Penampilan Karakter
Sementara itu, karakter pendukung seperti KC yang diperankan oleh Rico Nasty dan Rose yang diperankan oleh Lindsay Normington tampil dengan estetika yang jauh lebih berani. Tim penata rambut banyak mengambil inspirasi dari kurasi visual di Pinterest dan TikTok, serta subkultur club kids untuk menciptakan kesan tampilan yang kreatif dan autentik.
Menurut Gonzalez, tim produksi sengaja ingin memberikan kesan bahwa gaya rambut tersebut dibuat sendiri oleh karakter yang bersangkutan agar terlihat lebih natural. Penggunaan aksen unik seperti rambut glow-in-the-dark pada salah satu episode menjadi bukti betapa detailnya eksplorasi tim dalam mendukung narasi cerita melalui transformasi gaya rambut.
