Mengenal Growth Factors, Rahasia Kulit Kencang dan Awet Muda

Mengenal Growth Factors, Rahasia Kulit Kencang dan Awet Muda
zoom-in-whitePerbesar

Dunia perawatan kulit kini tidak lagi sekadar tentang penggunaan tabir surya dan retinol. Saat ini, inovasi berbasis bioteknologi telah menghadirkan tren baru yang mendominasi lemari produk para selebritas: growth factors. Meski terdengar seperti istilah medis yang rumit, kandungan ini sedang menjadi sorotan utama dalam industri estetika premium karena kemampuannya yang menjanjikan peremajaan kulit secara signifikan melalui sinyal biologis seluler.

Memahami Mekanisme Kerja Protein Kulit

Pada dasarnya, growth factors bukanlah sekadar tren pemasaran, melainkan protein pemberi sinyal alami yang diproduksi tubuh saat kulit membutuhkan perbaikan. Menurut Daniel Gould, MD, PhD, seorang ahli bedah plastik bersertifikat di Beverly Hills, protein ini bertindak sebagai instruktur bagi sel-sel kulit. “Mereka memberi tahu sel apa yang harus dilakukan, seperti membelah diri, berpindah, membangun kolagen, atau memulihkan jaringan yang rusak,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan oleh Brendan Camp, MD, seorang dermatolog dari MDCS Dermatology, New York. Ia menganalogikan fungsi protein ini seperti pesan singkat yang dikirimkan antar sel kulit. Pesan-pesan tersebut menargetkan berbagai aspek perbaikan kulit, mulai dari penguatan skin barrier hingga stimulasi produksi kolagen yang bekerja secara sinergis untuk mencapai hasil akhir yang lebih seimbang dan sehat.

Peran Utama EGF dan FGF dalam Peremajaan

Dalam formulasi produk perawatan kulit modern, terdapat dua jenis protein utama yang kerap ditemukan, yakni Epidermal Growth Factor (EGF) dan Fibroblast Growth Factor (FGF). Keduanya memiliki area kerja yang berbeda namun saling melengkapi dalam menciptakan struktur kulit yang ideal.

Kseniya Kobets, MD, direktur dermatologi kosmetik di Montefiore Einstein Advanced Care, menjelaskan bahwa EGF berfokus pada sel-sel di lapisan epidermis untuk mendukung pembaruan kulit dan perbaikan tekstur. Sementara itu, FGF bekerja pada lapisan dermis yang lebih dalam, tepatnya pada fibroblas yang bertanggung jawab atas produksi kolagen dan elastin. Dengan demikian, penggunaan rutin produk yang mengandung kombinasi keduanya dapat meningkatkan kekencangan dan elastisitas kulit secara struktural.