Matikan Gadget 1 Jam Sebelum Tidur, Kunci Biar Anak Tidur Nyenyak!

Mahasiswa Hubungan Masyarakat dan Komunikasi Digital, Universitas Negeri Jakarta
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari Yabes Edmund Macario Siburian tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Anak susah tidur bukan hanya soal energi berlebih atau pola makan yang salah. Di era digital saat ini, kebiasaan menggunakan gawai sebelum tidur menjadi penyebab utama anak mengalami gangguan tidur. Meski terlihat sepele, efeknya bisa jangka panjang, termasuk perubahan suasana hati, gangguan fokus, hingga masalah kesehatan mental.
Bagaimana Gawai Mengganggu Pola Tidur Anak?
Data dari DetikHealth (19 Mei 2025) menunjukkan dua faktor utama penyebab anak kesulitan tidur, yaitu gangguan pada hormon melatonin akibat cahaya biru dari layar, dan stimulasi otak karena konten yang dikonsumsi. Melatonin adalah hormon alami yang membantu mengatur siklus tidur. Tanpa produksi yang cukup, anak-anak jadi lebih lama terjaga meski sudah berbaring di tempat tidur.
Tubuh membutuhkan suasana gelap untuk memproduksi melatonin secara optimal. Bila anak masih terpapar cahaya terang, hormon ini akan terhambat, menyebabkan anak sulit tidur," ujar Dokter spesialis anak dr. Yuni Astria, Sp.A.
Kutipan tersebut selaras dengan hasil riset Kompas.id yang mengungkap bahwa waktu layar berlebih juga berdampak pada regulasi emosi anak keesokan harinya.
Masalah ini tidak bisa diabaikan karena pola tidur anak berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan, kemampuan belajar, hingga perilaku sehari-hari.
Lalu, apa langkah yang bisa diambil orang tua?
Berdasarkan fakta tersebut, sudah saatnya orang tua mengambil sikap. Berikut beberapa langkah yang dapat diterapkan di rumah:
1. Tetapkan Zona Bebas Layar Sebelum Tidur
Satu jam sebelum anak tidur, jauhkan semua gawai termasuk televisi. Gunakan waktu tersebut untuk aktivitas menenangkan seperti membacakan buku cerita, mendengarkan musik lembut, atau berbincang santai.
2. Ciptakan Rutinitas Tidur yang Konsisten
Konsistensi waktu tidur akan membantu tubuh anak membentuk ritme biologis alami. Jadwalkan waktu tidur dan bangun yang sama setiap hari, termasuk pada akhir pekan.
3. Atur Pencahayaan dan Suasana Kamar
Gunakan lampu remang-remang di kamar tidur menjelang waktu istirahat. Hindari cahaya terang agar tubuh anak bisa mulai memproduksi melatonin secara maksimal.
4. Jadilah Contoh
Anak meniru orang tua. Bila orang tua tetap sibuk dengan ponsel saat malam, anak pun akan menirunya. Letakkan ponsel dan fokuslah pada waktu bersama keluarga.
Penggunaan gawai memang tidak bisa dihindari, tapi bukan berarti tidak bisa diatur. Membiasakan anak untuk terbebas dari layar sebelum tidur bukan hanya soal mengurangi screen time, tetapi soal menjaga kualitas tidur dan kesehatan jangka panjangnya. Dimulai dari hal kecil seperti ini, orang tua bisa menciptakan rutinitas tidur yang sehat dan berkelanjutan.
Tidur cukup bukan cuma soal waktu, tapi juga kebiasaan. Yuk, biasakan matikan gawai sejam sebelum tidur. Langkah kecil ini bisa bikin anak lebih sehat, fokus, dan keluarga pun ikut tenang, Moms!
