Paket Bantuan Pangan untuk 2.000 Pengungsi Somalia

Share | Happy | Energy
Tulisan dari Yadi Mulyadi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

"Alhamdulillah, kami telah mendistribusikan paket bahan pangan, minyak goreng dan air bersih kepada sekitar 2.000 pengungsi Somalia," ungkap Hermansyah, Program Management Division Head Rumah Zakat yang tergabung dalam Tim Kemanusiaan untuk Somalia.
Setelah melakukan aksi kemanusiaan selama 7 hari di kota Mogadishu, hari Jumat kemarin (7/4) Tim Kemanusiaan Rumah Zakat untuk Somalia kembali ke Nairobi, Kenya. Rencananya, Tim Kemanusiaan Rumah Zakat akan bertemu dengan Duta Besar RI untuk Kenya yang wilayah kerjanya juga meliputi Somalia.
"Kami akan melaporkan aksi kemanusiaan yang sudah dilakukan di Mogadishu, sekaligus ingin berterima kasih atas bantuan KBRI sehingga kami dapat memasuki Somalia dengan aman," tutur Hermansyah.
Dalam aksi kemanusiaan selama sepekan ini, Rumah Zakat telah mendistribusikan bantuan dari masyarakat Indonesia berupa 12.5 ton beras, 12.5 ton gula pasir, 12.5 ton tepung, 1.500 liter minyak goreng dan 10.000 liter air bersih kepada pengungsi Somalia yang berada di Distrik Kahda, Mogadishu.
Distrik Kahda menjadi fokus lokasi penyaluran Rumah Zakat dalam aksi kali ini, karena di sana terdapat banyak pengungsi yang berasal dari Distrik yang sangat jauh seperti Kuntuwaarey dan Dinsoor.
Kekeringan dan kelaparan yang melanda sebagian wilayah di Afrika bukan hanya ujian bagi mereka yang terdampak saja, tapi juga ujian bagi kita yang diberikan kecukupan oleh Yang Diatas, apakah kita mau berbagi atau tidak.
Mari kita terus bersinergi untuk melakukan aksi-aksi kemanusiaan berikutnya dan hadirkan kebahagiaan bagi sesama. Sobat dapat dengan mudah membantu saudara kita lewat website crowdfunding Rumah Zakat yaitu pada link berikut: sharinghappiness.org/selamatkan-saudara-kita-di-somalia
Newsroom: Yadi Mulyadi-Rumah Zakat
