Konten dari Pengguna

Digitalisasi UMKM Nagari Dalko, Omzet Naik 20%

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Yasdinul Huda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Digitalisasi UMKM Nagari Dalko bukan lagi sekadar wacana. Hari masih pagi di Nagari Dalko, namun dari balik jendela warungnya, Ibu Rahmi sudah menyalakan laptop. Dulu, ia mencatat pesanan di buku tulis yang lecek. Kini, dashboard admin panel terbuka, stok produk terpantau, dan trafik wisatawan terlihat detik demi detik.

Digitalisasi UMKM Nagari Dalko, Omzet Naik 20%
zoom-in-whitePerbesar

Perubahan ini nggak datang dalam semalam. Tim pengabdian dari Universitas Negeri Padang (UNP) yang diketuai Prof. Dr. Elfi Tasrif, M.T., selama delapan bulan mendampingi warga di nagari yang berada di Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Sumatera Barat ini. Program yang didanai skema Pengabdian UNP Berdampak (PPUB) 2026 menyasar tata kelola pariwisata perdesaan di lanskap Geopark Nasional Ngarai Sianok-Maninjau. Mereka menggandeng Pokdarwis Nagari Saribu Sarasah dan 12 pelaku UMKM, di bawah komando Wali Nagari Dalko, Azino Parman.

Dua belas UMKM mitra, seratus persen, udah pindah dari pencatatan manual ke Aplikasi Basamo NCH. Sistem ini terhubung ke pusat data konsumen yang menghimpun 125 kontak wisatawan terverifikasi. Pemasaran terarah lewat CRM mendongkrak omzet bulanan rata-rata 20 persen. Digitalisasi UMKM Nagari Dalko ini mengubah cara warga berdagang.

Pilar kedua, portal dalko.basamonch.com yang menyajikan e-katalog lebih dari 10 produk kuliner, reservasi 5 homestay, dan kalender atraksi budaya. Portal ini nyambung ke 20 akun bisnis digital dan dilengkapi Google Analytics 4. Engagement media sosial naik +32,5 persen. Kunjungan wisatawan pun terdongkrak.

Pelatihan Digital Marketing (sumber: dokumentasi kegiatan PkM)

Ibu Rahmi dan Ibu Yenni, dua kader yang dipilih, menjalani pendampingan intensif. Hasil asesmen kemandirian: skor 88,5, kategori Mahir Mandiri. Mereka kini bisa mengelola admin panel, update stok, dan menganalisis trafik wisatawan. Lima mahasiswa pelaksana dari Teknik Elektronika UNP juga meraih rekognisi 13 SKS Kampus Merdeka. Entahlah, tapi sepertinya inilah wujud teknologi yang memanusiakan warga.

Foto bersama setelah sesi pembukaan kegiatan (Sumber: Dokumentasi kegiatan PkM)

"Penerapan Integrated Tourism Information System (IT-IS) ini dirancang untuk memecahkan hambatan promosi terfragmentasi dan ketiadaan data konsumen. Kami ingin memastikan teknologi digital hadir memanusiakan warga, mendongkrak ekonomi lokal, dan mewujudkan smart tourism yang mandiri di nagari," ujar Dr. Yasdinul Huda, S.Pd., M.T., anggota tim pengabdi.

Dan begitulah. Digitalisasi UMKM Nagari Dalko nggak lagi bisu di dunia digital.