Apa Kabar, Mayweather vs McGregor?

"This is a billion dollar fight." - Conor McGregor
Tidak ada yang tidak mungkin. Jika Leicester City mampu menjuarai Premier League dan Chicago Cubs mampu memenangi Major League Baseball World Series, tidak ada yang salah dari mengharapkan pertarungan antara Floyd Mayweather Jr. dengan Conor McGregor.
Meski sama-sama atlet combat sport, Mayweather dan McGregor memiliki disiplin berbeda. Floyd Mayweather Jr. adalah mantan petinju dengan rekor bertanding 49-0, sementara Conor McGregor adalah jawara kelas ringan Ultimate Fighting Championship (UFC) dengan rekor 21-3.
Kini, Mayweather memang sudah pensiun dan terakhir kali dirinya berlaga di atas ring adalah pada tahun 2015. Ketika itu, Andre Berto menjadi korban penghabisan Mayweather. Namun meski sudah pensiun, Mayweather tetaplah sosok dengan nama besar. Pertarungannya dengan Manny Pacquiao pada 2 Mei 2015 lalu, misalnya, mampu menghasilkan pendapatan sebesar 410 juta dolar Amerika Serikat. Dari jumlah itu, Mayweather mengantongi 100 juta dolar AS. Tak heran jika petinju Amerika Serikat ini punya julukan "Money".
McGregor, sementara itu, merupakan atlet combat sport terpanas saat ini. Di saat dunia tinju masih menantikan Mayweather-Mayweather berikutnya, Mixed Martial Arts (MMA) punya Conor McGregor. Dikenal akan berbagai pernyataannya yang kontroversial, sosok petarung asal Republik Irlandia ini sangatlah menjual. Dia memang sok, tetapi dia mampu membayar keangkuhannya itu dengan performa ciamik di ring oktagon.
Presiden UFC, Dana White, pada pertengahan Januari 2017 lalu sudah menawari masing-masing atlet bayaran 25 juta dolar AS untuk bertarung. Akan tetapi, setelah White mengajukan tawaran tersebut, Mayweather langsung tertawa.
"Orang ini (White) lucu sekali," kata Mayweather kala itu, seperti dilansir ESPN.
Akan tetapi, meski sudah secara terang-terangan menolak tawaran awal, Mayweather seperti berubah pikiran. Dalam sebuah acara tinju di Las Vegas, Nevada, Sabtu (28/1/2017) lalu, Mayweather mengatakan bahwa dia percaya pertarungan dengan McGregor bisa saja terjadi.
"Dia (McGregor) adalah kompetitor yang tangguh dan dia telah membuktikan diri di UFC selama bertahun-tahun. Kita lihat saja nanti seperti apa. Semoga [pertarungan ini] bisa terjadi," ujar Mayweather kepada saluran televisi kabel Showtime.

Perkataan Mayweather ini hampir senada dengan apa yang diucapkan McGregor sehari sebelumnya dalam sebuah acara di Manchester, Inggris. "Pertarungan ini bukan lagi sekadar wacana. Persiapan juga sudah dilakukan," kata McGregor seperti diberitakan ESPN.
Kedua petarung ini juga senada ketika mengatakan bahwa pertarungan ini adalah pertarungan yang ditunggu oleh khalayak. Lebih lanjut lagi, Mayweather, kepada sumber yang sama, juga mengatakan bahwa McGregor adalah sosok yang menarik.
Satu hal yang masih belum betul-betul disetujui adalah soal bayaran yang akan diterima kedua petarung. McGregor menyebut bahwa jika laga Mayweather vs Pacquiao bisa menghasilkan kurang lebih setengah miliar dolar AS, maka pertarungan ini layak dihargai satu miliar dolar AS.
"Orang-orang harus membayar mahal untuk menonton pertarungan ini," tukas McGregor.
Sebagai catatan, tiket termurah laga Mayweather vs Pacquiao dijual dengan harga 3.500 dolar AS, sementara yang termahal mencapai angka 250.000 dolar AS. Bagi mereka yang menonton dari rumah, harga pay-per-view yang dikenakan pun terhitung mahal. Untuk Standard-Definition (SD), penonton harus membayar 89,95 dolar AS, sementara untuk tayangan High-Definition (HD), ada biaya tambahan 10 dolar AS.
Hmmm, seandainya pertarungan ini jadi terlaksana, apa saja yang harus kita gadaikan, ya?
