Pemberdayaan Kelompok Perempuan Nelayan

Lulusan di bidang Administrasi Publik dengan konsentrasi pada kebijakan publik.
·waktu baca 1 menit
Tulisan dari Yorizal T Gulo tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pemberdayaan Kelompok Perempuan Nelayan Berbasis Digital Mother School sebagai Andil Modern dalam Manajemen Strategis Akibat Pembelajaran Daring di Desa Bawolowalani Nias Selatan

Tahun 2021 ini, Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik Fakultas Ilmu Sosial dan Politik Universitas Medan Area lulus pendanaan kegiatan Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D). Kegiatan diawali dengan melakukan sosialisasi di Desa Bawolowalani Kecamatan Teluk Dalam Kabupaten Nias Selatan, Rabu (21/07). "Kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari kegiatan PHP2D yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi," jelas Mikael Irwan Susanto Sarumaha, ketua Tim PHP2D.
"Pemilihan lokasi Desa Bawolowalani sebagai tempat dilaksanakannya kegiatan PHP2D, yakni didasari karena banyaknya orang tua khususnya perempuan yang tidak tamat sekolah dasar sehingga terbatas dalam mendampingi anak-anak mereka saat pembelajaran daring. Selain itu, para orang tua juga kurang memperhatikan anak-anak mereka saat pembelajaran daring berlangsung dan lebih mengutamakan pekerjaannya," jelas Mikael Irwan Susanto Sarumaha, ketua Tim PHP2D.
Kegiatan sosialisasi tersebut disambut dengan baik oleh masyarakat Desa Bawolowalani. "Kami menyambut baik kegiatan Digital Mother School ini dan semoga dapat memberikan manfaat bagi kelompok perempuan nelayan Desa Bawolowalani serta harapan kami kegiatan ini tetap berkelanjutan," jelas Irianus Sarumaha, kepala Desa Bawolowalani.
