Hujan Tidak Kunjung Berhenti? Mahasiswa KKN UNDIP Ini Membuat Peta Curah Hujan

Mahasiswa UNDIP
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Yoshua Ariel Frans tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Program kerja yang dirancang oleh Yoshua Ariel Frans dari program studi Teknik Geologi ini dilatarbelakangi oleh kondisi geografis serta kondisi tataguna lahan pada Desa Teagalsari didominasi oleh perkebunan dan pertanian. Pada Desa Tegalsari ini pun masih cukup banyak ditemukan sampah di setiap sungai. Sehingga dari beberapa faktor yang ada, diperlukan peta terkait informasi terkait intensitas curah hujan setiap tahunnya di Desa Tegalsari. Diharapkan dengan adanya program kerja ini dapat membantu perangkat desa serta masyarakat dalam pengoptimalan terhadap sektor pertanian ataupun perkebunan dan dapat menjadi salah satu sarana yang dapat membantu memberikan informasi terkait bahaya membuang sampah di sungai.

Desa Tegalsari selama ini dikenal sebagai desa yang berada di dekat Gunung Sumbing dan Gunung Sindoro dengan elevasi sekitar 767 mdpl. Karena lokasinya pada daerah dataran tinggi serta didominasi oleh lahan pertanian. Sebagian besar penduduk di desa ini bermata pencaharian sebagai petani dan peternak. Tanah di daerah ini cukup subur sehingga mayoritas penduduknya menggantungkan hidup dari pertanian seperti cabai dan tembakau.
Peta curah hujan atau yang disebut dengan peta isohyet merupakan peta tematik yang menampilkan informasi persebaran curah hujan. Peta curah hujan ini secara khusus menampilkan tingkat curah hujan pada suatu wilayah di Indonesia. Peta ini menampilkan tingkat curah hujan pada suatu wilayah secara detail.
Pembuatan curah hujan ini dilakukan dengan mengolah data yang telah ada. Dimulai dengan melakukan pencarian data berupa data DEM. Selanjutnya adalah memetakan lokasi Desa Tegalsari dan sekitarnya menggunakan Data RBI dan . Setelah berhasil mengkompilasi semua data yang diperlukan, dilakukan proses pengolahan Peta melalui Software ArcGIS. Setelah selesai diolah, hasil peta berukuran A2 diupload di instragram Desa Tegalsari pada hari Jumat, 9 Agustus 2024. Kalian dapat melihatnya secara langsung pada akun instragram Tegalsari dengan cara klik link ataupun dapat scan barcode dibawah ini,
https://www.instagram.com/pemdestegalsarikedu?igsh=MWY4eWpsbTNtajI1aA==
Penulis : Yoshua Ariel Frans (Teknik Geologi)
Dosen Pembimbing Lapangan : Rabith Jihan Amaruli
