PPK Ormawa HIMAMA UMY Berinovasi Varian Teh Kelor Rasa Baru
Tulisan dari Pemberdayaan HIMAMA FEB UMY tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Trial & error adalah teknik pemecahan masalah melalui proses uji coba sehingga menemukan solusi yang paling efektif. Metode ini menggunakan percobaan dari berbagai pendekatan dan kemudian memperbaiki pendekatan tersebut berdasarkan hasil yang didapatkan. Jika uji coba tersebut gagal, maka akan dilakukan uji coba lagi sampai menemukan hasil yang memuaskan.
Pada tanggal 10-11 Juli 2024, tim pelaksana Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Himpunan Mahasiswa Manajemen (HIMAMA) UMY melakukan kegiatan trial & error teh kelor bersama kelompok sasaran UMKM Teh Kelor di Desa Kelor, Karangmojo, Gunung Kidul.
Kegiatan ini dihadiri oleh tim pelaksana PPK Ormawa HIMAMA UMY, volunteer PPK Ormawa UMY serta kelompok sasaran UMKM Teh Kelor. Ketua kelompok UMKM Teh Kelor, Bu Enny, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dilakukan oleh PPK Ormawa HIMAMA UMY.
"Kami sangat senang bisa bekerja sama dengan tim PPK Ormawa HIMAMA UMY dalam mengembangkan produk teh kelor ini. Semoga melalui kegiatan ini, kita dapat menciptakan produk yang lebih diminati oleh masyarakat luas. Terima kasih atas dukungan dan kerjasamanya" ujar Bu Enny.
Pada inovasi ini, tim PPK Ormawa HIMAMA FEB UMY mengusung 5 varian teh kelor baru yaitu moringa tea (MorTea), teh kelor jeruk nipis (KeJeN), teh sereh jeruk nipis (SerJeN), teh jahe jeruk nipis (JaJeN), dan teh kelor jahe (Jahe). Kelima varian teh ini memiliki rasa yang unik. Selain itu, pada kegiatan tersebut juga dilakukan survei terhadap preferensi konsumen terhadap produk teh kelor melalui pendapat dari tim PPK Ormawa HIMAMA FEB UMY dan kelompok UMKM Teh Kelor. Hasil survei tersebut akan menjadi acuan dalam pengembangan produk selanjutnya agar dapat lebih sesuai dengan kebutuhan dan selera konsumen.
Setelah menempuh trial & error sebanyak 2 kali, tim pelaksana PPK Ormawa HIMAMA UMY memutuskan untuk memproduksi tiga dari lima varian teh yang diusungkan. Varian tersebut adalah teh sereh jeruk nipis (SerJeN), teh jahe jeruk nipis (JaJeN), dan teh kelor jahe (Jahe). Hasil dari trial & error ini akhirnya membuktikan bahwa ketiga varian teh tersebut memiliki respon yang positif. Dengan demikian, diharapkan ketiga produk ini juga dapat diterima di Pasar nantinya.
Penulis : Nabilah Cahya Ningrum & Ashrifa Rizqianis Meuthia

