"Me Time" dan Kekuatan Restoratif Alam

Eko Yudi P
bekerja di perusahaan alat kesehatan dan bertugas di kepulauan Riau tepatnya di Batam Kuliah Di ITB Ahmad Dahlan Jakarta
Konten dari Pengguna
11 Juni 2024 12:18 WIB
·
waktu baca 3 menit
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Eko Yudi P tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
https://pixabay.com/id/photos/cagar-alam-tidak-terpengaruh
zoom-in-whitePerbesar
https://pixabay.com/id/photos/cagar-alam-tidak-terpengaruh
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
"Me time" adalah waktu yang dihabiskan seseorang untuk dirinya sendiri dengan tujuan relaksasi, introspeksi, atau menikmati aktivitas yang disukai tanpa gangguan dari orang lain. Pada zaman modern ini, di mana kecepatan hidup semakin cepat dan tekanan sehari-hari semakin besar, "me time" menjadi krusial untuk menjaga keseimbangan mental, emosional, dan fisik. Salah satu pendekatan unik dalam menikmati "me time" adalah dengan melibatkan alam sebagai elemen utama dalam proses ini.
ADVERTISEMENT
Manfaat Alam untuk Kesehatan Mental dan Emosional
Menghabiskan waktu di alam terbuka telah terbukti memberikan berbagai manfaat bagi kesehatan mental dan emosional. Penelitian menunjukkan bahwa interaksi dengan alam dapat menurunkan tingkat stres, kecemasan, dan depresi. Hanya dengan berjalan kaki di taman atau hutan, seseorang bisa merasakan penurunan tekanan darah dan peningkatan suasana hati.
Alam menawarkan keindahan yang dapat mengalihkan perhatian kita dari masalah sehari-hari dan memberikan perspektif baru. Pemandangan hijau, suara burung berkicau, dan aroma tanah basah setelah hujan dapat memberikan efek menenangkan yang sulit ditemukan di lingkungan perkotaan.
Aktivitas "Me Time" yang Terinspirasi oleh Alam
Berjalan Kaki di Hutan atau Taman: Menyusuri jalur setapak di hutan atau berjalan santai di taman kota bisa menjadi cara yang efektif untuk menenangkan pikiran. Sambil berjalan, kita bisa menikmati keindahan alam, mengamati burung, atau sekadar mendengarkan suara angin yang berhembus di antara pepohonan.
ADVERTISEMENT
Piknik Solo: Mengadakan piknik sendirian di tempat yang tenang bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan. Membawa makanan favorit, buku, atau hanya duduk dan menikmati pemandangan sekitar bisa memberikan waktu untuk introspeksi dan relaksasi.
Meditasi di Alam: Meditasi di luar ruangan, baik di tepi sungai, di atas bukit, atau di padang rumput, dapat meningkatkan efektivitas meditasi itu sendiri. Suara alami seperti gemericik air atau kicauan burung bisa membantu mencapai tingkat ketenangan yang lebih dalam.
Berkebun: Menghabiskan waktu dengan bercocok tanam atau merawat tanaman bisa menjadi kegiatan "me time" yang bermanfaat. Berkebun tidak hanya memberikan kepuasan tersendiri saat melihat tanaman tumbuh subur, tetapi juga mengajarkan kesabaran dan tanggung jawab.
Fotografi Alam: Mengambil foto-foto alam bisa menjadi cara yang kreatif untuk menikmati "me time". Menangkap keindahan alam melalui lensa kamera bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menghabiskan waktu dan mengasah keterampilan fotografi.
ADVERTISEMENT
Menggabungkan "Me Time" dengan "Self-Care" Melalui Alam
"Me time" di alam tidak hanya memberikan waktu untuk diri sendiri tetapi juga merupakan bagian penting dari praktik "self-care". Dengan menghabiskan waktu di alam, kita merawat diri secara menyeluruh—baik fisik, mental, maupun emosional. Berjalan di alam terbuka bisa menjadi olahraga ringan yang menyehatkan fisik. Meditasi di alam bisa membantu menenangkan pikiran, sementara menikmati keindahan alam bisa mengangkat suasana hati dan memberikan kedamaian batin.
Selain itu, menghabiskan waktu di alam juga bisa meningkatkan kreativitas dan produktivitas. Ketika kita merasa lebih tenang dan segar, kita bisa berpikir lebih jernih dan mendapatkan ide-ide baru yang mungkin sulit didapatkan di lingkungan yang penuh dengan tekanan.
Kesimpulan
"Me time" adalah elemen penting dalam menjaga keseimbangan hidup. Mengintegrasikan alam ke dalam waktu pribadi ini bisa memperkuat manfaat yang diperoleh. Alam menawarkan suasana yang ideal untuk relaksasi, introspeksi, dan pemulihan diri. Jadi, lain kali ketika merasa perlu untuk "me time", cobalah untuk keluar dan nikmati kekuatan restoratif alam. Ini bukan hanya waktu yang dihabiskan untuk diri sendiri, tetapi juga investasi untuk kesejahteraan jangka panjang.
ADVERTISEMENT
Eko Yudi Prasetyo, Mahasiswa Pendidikan Bahasa IndonesiaVirtual manajemen ITB Ahmad Dahlan Jakarta.